POLITICS

Tersebar Undangan Aksi Lawan Radikalisme 28 Oktober, APTISI: Itu Bukan Inisiasi Kami!

Jumat, 27 Oktober 2017

Indonesiaplus.id – Beredar informasi terkait akan digelarnya aksi pada 28 Oktober 2017 dengan tajuk “Aksi Kebangsaan Melawan Radikalisme” di Bali oleh Asosiasi Peguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI).

“APTISI menilai acara tersebut syarat dengan kejanggalan, sangat politis, dan cenderung menghambur-hamburkan waktu dan uang puluhan milyar rupiah, entah sponsarnya siapa,” kata Ketua Umum APTISI, Budi Djatmiko, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/10/2017).

Kegiatan tersebut mencantumkan nama Menteri Agama dan Menritek Dikti sebagai pihak yang mendukung. Rencanananya acara bakal digelar besok, tentang aksi kebangsaan perguruan tinggi melawan radikalisme tersebut adalah rangkaian acara Deklarasi Anti Radikalisme di Bali.

“Hemat kami masih banyak permasalahan PTS yang harus diselesaikan dan dipikirkan bersama, oleh karenanya APTISI sangat menyesalkan atas hal tersebut,” katanya.

Selain itu, APTISI merupakan organisasi resmi berbadan hukum yang beranggotakan unsur pimpinan PTS dan Badan Penyelenggara PTS yang memiliki 4.520 PTS yang tergabung didalamnya.

Berdasarkan permintaan pengurus APTISI pusat dan wilayah seluruh Indonesia, atas beredarnya surat undangan untuk melakukan aksi pada 28 Oktober 2017, pihaknya menyatakan bahwa hal tersebut tidak benar.

“Kami dari Pimpinan Pusat APTISI menyatakan bahwa acara tersebut bukan inisiasi dari APTISI, oleh karenanya kami tidak bertanggungjawab jika sesuatu hal menyangkut pelaksanaan acara tersebut,” tandasnya.[Mus]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close