ECONOMY

Dolar AS Tengah Tekanan, Sedangkan Harga Emas Berjangka Naik

Indonesiaplus.id – Pada perdagangan Kamis, waktu setempat, harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik dalam dua berturut-turut.

Kondisi tersebut disebabkan faktor dolar AS yang bergerak melemah sebagai respon keputusan Bank Sentral Eropa.

Berdasarkan kontrak emas paling aktif pengiriman Desember naik USD4,2 atau 0,28% menjadi ditutup pada USD1,507,4 per ounce. Seperti dikutip dari Xinhua, Jumat (13/9/2019).

Sementara itu, indeks dolar AS yang mengukur dolar terhadap enam mata uang lainnya turun 0,38%. Untuk emas bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, berarti jika dolar menguat, emas berjangka akan jatuh.

Harga emas dihargai dalam dolar AS sehingga menjadi mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain. Untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 0,7% atau 0,04% menjadi ditutup pada USD18,177 per ounce.

Sedangkan, untuk logam platinum untuk pengiriman Oktober naik USD12,4 atau 1,32% menjadi menetap pada USD952,6 per ounce.[sal]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close