POLITICS

Usung Ahok di Pilkada DKI 2012, Prabowo: Saya Salah Minta Maaf

Senin, 2 April 2018

Indonesiaplus.id – Pengakuan bersalah disampaikan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto telah menunjuk Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berpasangan dengan Joko Widodo menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta pada 2012.

“Dulu saya tunjuk Ahok. Saya salah, saya minta maaf,” ujar kata Prabowo di depan ribuan kader dan simpatisan Partai Gerindra di Depok, Jawa Barat, Minggu (1/4/2018).

Tidak ada alasan lain, kata Prabowo, ia mengusung Ahok di Pilkada DKI, kecuali ingin menunjukkan perwujudan Pancasila. “Hanya ingin menunjukkan Pancasila. Itu maksud saya,” katanya.

Islam itu tidak menakutkan. Tetapi Islam yang memberikan kesejukan. “Kita keliru dulu. Kalau salah minta maaf dong,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Prabowo menyebut bahwa 80 persen kekayaan negara dikuasai hanya satu persen golongan. Setelah sekian lama merdeka, bangsa Indonesia tidak menikmati kekayaannya.

“Kita termasuk bangsa yang lengah dan tidak waspada terutama elite kita. Terus terang saja minta ampun. Saya kapok dengan elite Indonesia,” tanasnya.

Ia pun tak menampik dirinya menjadi bagian elite Indonesia. Namun, Prabowo menegaskan dirinya berbeda dengan kaum elite lain. “Saya elite tetapi sudah tobat,” ucapnya.

Baginya, membela kepentingan rakyat maka berarti harus memihak. “Kalau menyangkut kepentingan bangsa, tidak ada kata netral, harus memilih. Harus memihak pada bangsa sendiri,” pungkasnya.[Mus]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close