POLITICS

Pengamat: Caleg Baru Perlu Formula Lebih Tak Andalkan Media

Jumat, 22 Maret 2019

Indonesiaplus.id – Kerja keras mesti dilakukan bagi calon anggota legislatif (caleg) pendatang baru untuk menghadapi petahana demi meraih kursi parlemen pada Pemilu Serentak 2019.

Pasalnya, harapan masyarakat cenderung mengingikan sosok baru, sekaligus perubahan di tubuh legislatif karena beberapa anggota dewan yang mencalonkan kembali memiliki rekam jejak buruk dalam kinerja.

Menurut Pengamat Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Adi Prayitno, agar caleg pendatang baru punya formula lebih dan tidak hanya bergantung pada kampanye media semata.

Mereka harus punya terobosan baru yang unik dan berbeda dari petahana. Tentu saja, hal itu penting dengan melakukan pendekatan langsung ke publik serta punya gaya komunikasi beda.

“Para caleg pendatang baru harus dikenal masyarakat dan memahami orang-orang yang ditarget jadi pemilih. Jika caleg pendahulunya blusukan selama 24 jam, pemula harus lebih dari itu,” ujar Adi.

Peneliti Formappi Lucius Karus menilai caleg baru harus optimistis menatap peluang sebagai anggota dewan.

Sebab, saat ini di lapangan, masyarakat berharap legislatif dihunikan sosok muda (baru) yang berintegritas, terutama di DPR RI, menyusul banyaknya anggota dewan yang terlibat praktik korupsi dan ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi.[mus]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close