POLITICS

KPAI: Pemerintah Harus Serius Atasi Campak dan Gizi Buruk di Papua

Jumat, 19 Januari 2018

Indonesiaplus.id – Sebanyak 61 anak tewas di Kabupaten Asmat, Papua, karena terserang campak dan gizi buruk disayangkan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

KPAI menuntut keseriusan pemerintah baik pusat maupun daerah untuk mencari solusi baik jangka pendek, menengah dan panjang atas permasalahan gizi buruk di sana.

“Negara harus hadir mencari solusi terkait kesulitan atau kendala akses dan informasi yang dialami keluarga anak-anak disana, sehingga persoalan gizi buruk bisa terjawab dengan nyata,” ujar Komisioner KPAI, Jasra Putra, Jumat (19/1/2018).

Pemerintah, kata Jasra, harus serius melakukan proses akselerasi pendidikan, ekonomi dan budaya yang menjadi hulu persoalan anak di Papua. Otonomi khusus diharapkan bisa mempercepat kemajuan masyarakat dan ketertinggalan yang dialami anak Papua.

“Pemerintah daerah diharapkan bisa proaktif menyampaikan kendala-kendala lapangan yang dihadapi terkait gizi buruk masal ini. Berbagai media informasi bisa dilakukan oleh pemda untuk mengantisipasi agar korban tidak berjatuhan dengan upaya-upaya pencegahan dari awal,” katanya.

Selain itu, KPAI meminta Kementerian Dalam Negeri untuk melakukan evaluasi dan sanksi terhadap daerah yang lalai memberikan perlindungan terhadap anak.

“Berbagai upaya ini perlu dilakukan agar efektifitas perlindungan anak terutama daerah tertinggal, terdepan dan terluar bisa berjalan,” tandasnya.

Pemerintah perlu melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat dalam memutus mata rantai gizi buruk. “Tentu suplai makanan bergizi yang cukup harus difasilitasi oleh pemerintah,” pungkasnya.[Mus]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close