HUMANITIES

PA Lumajang: 3.456 Kasus Perceraian Salah Satu Pemicu karena Medsos

Indonesiaplus.id – Hingga November 2019, berdasarkan data dari Pengadilan Agama (PA) Lumajang yang menyebut tren kasus perceraian di Lumajang, Jawa Timur cukup tinggi, yaitu tembus 3.456 kasus.

“Betul, tren perceraian di Lumajang terus meningkat hingga November ini. Kasus masih didominasi istri yang melakukan gugat cerai,” ujar Panitera Muda Hukum, Tegus Santoso di Kantor Pengadilan Agama Lumajang, Rabu (13/11/2019).

Ada berbagai faktor penyebab perceraian tersebut, mulai dari faktor peselisihan dalam rumah tangga, ekonomi, ditinggal suami tanpa ada kabar, hingga persoalan dari media sosial (medos).

Menyikapi kondisi demikian, pihak pengadilan telah berupaya agar permohonan gugatan ini tak berujung perceraian.

Namun, karena masing- masing penggugat maupun tergugat sama-sama ingin bercerai, akhirnya perceraian tak bisa dihindarkan lagi.[mor]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close