HEALTH

Picu Metabolisme Tubuh Sehat, Yuk Lakukan Ini Setiap Awal Pagi

Sabtu, 13 Januari 2018

Indonesiaplus.id – Memiliki tubuh sehat ditandai dengan metabolisme berfungsi dengan baik. Metabolisme sendiri merupakan proses pemecahan zat-zat gizi di dalam tubuh untuk menghasilkan energi atau pembentukan struktur tubuh.

Berbagai zat gizi tersebut bisa berupa karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral. Semakin cepat proses metabolisme di dalam tubuh, semakin banyak kalori yang dapat Anda konsumsi tanpa takut berat badan bertambah.

Meskipun ada faktor-faktor lain yang memengaruhi metabolisme seperti genetika, jenis kelamin, dan usia, ada juga beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mempercepat metabolisme.

Makanan dan minuman 
Mike Clancy, seorang ahli kebugaran dan nutrisi dari MikeClancyTraining, New York, pagi hari adalah waktu terbaik untuk meningkatkan metabolisme di dalam tubuh.

Minum segelas air dingin ataupun air bersuhu ruang dapat membuat sistem yang ada di dalam tubuh memicu pembakaran kalori.

Sebuah studi juga menunjukkan bahwa kafein dapat meningkatkan metabolisme di dalam tubuh. Meski begitu, sebelum Anda minum kopi atau teh, pastikan untuk terlebih dahulu minum air putih.

Karena kafein bisa meningkatkan metabolisme, Clancy menyarankan, untuk mengonsumsi teh hijau. Teh hijau mengandung empat jenis katekin, yaitu antioksidan yang mendorong tubuh untuk membakar lemak sebagai energi.

Secangkir teh hijau rata-rata mengandung 180 mg katekin. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, minumlah tiga sampai empat cangkir dalam sehari.

Selain itu, untuk mendapatkan dorongan metabolik ekstra, tambahkan perasan lemon. Kandungan vitamin C pada lemon dipercaya dapat membantu membakar lemak.

Usahakan untuk tidak mengisi sarapan pagi Anda dengan sesuatu yang manis, karena hal ini bisa menambahkan lebih banyak kalori, yang pada akhirnya akan memperlambat metabolisme di dalam tubuh.

Olahraga secara rutin 
Berjalan kaki selama 15-20 menit juga dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Sekaligus, memompa jantung bergerak lebih cepat. Olahraga aerobik juga dapat membantu meningkatkan metabolisme, bahkan terus berlangsung hingga beberapa jam setelah berolahraga.

Namun, perlu dipahami bahwa olahraga intensitas tinggi akan meningkatkan kecepatan metabolisme dibandingkan dengan olahraga intensitas rendah atau sedang.

Pola kerja metabolisme dapat diibaratkan seperti rangkaian mesin kima yang bekerja demi kelangsungan hidup Anda. Karena itu, menjaga proses tersebut tetap lancar di dalam tubuh sangatlah penting.

Selain melakukan hal-hal yang disebutkan di atas, gabungkan dengan pola makan sehat dengan olahraga rutin. Jangan ragu berkonsultasi dengan ahli gizi untuk merancang menu dan latihan yang sesuai sesuai kondisi tubuh, demi mendapatkan hasil lebih optimal.[Was]

 

Show More

Related Articles

Back to top button
Close