POLITICS

Setahun Kursi Wagub Kosong, Ketum IRSI: Prasetio Harus Tanggungjawab Tuh!

Indonesiaplus.id – Sudah setahun ditinggalkan Sandiaga Uno, jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta masih kosong hingga kini. Kinerja DPRD DKI pun dipertanyakan banyak pihak, salah satunya oleh LSM Lumbung Informasi Rakyat (Lira).

“Sejak 10 Agustus 2018 dan saat ini sudah setahun lebih, jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta masih saja kosong, sehingga kami mendesak DPRD DKI Jakarta segera melakukan pemilihan, ” ujar Presiden LSM LIRA di Jakarta, Senin (12/8/2019).

Ketua Presidium Relawan The President Center dukung Jokowi-KH. Ma’ruf Amin itu meminta agar DPRD DKI Jakarta jangan jadi ‘mafia politik’ dengan tidak melaksanakan kewajibannya sesuai perintah undang undang.

“Bila saja tidak menjalankan kewajibannya menunjukkan kualitas wakil rakyat DPRD DKI Jakarta diragukan. Masak sudah setahun memutuskan urusan strategis tidak kunjung rampung,” tandasnya.

Pasca kursi Wagub ditinggalkan Sandiaga Uno karena Cawapres Prabowo pada Pilpres 2019, seharusnya DPRD DKI Jakarta bersidang melakukan pemilihan Wagub untuk mendampingi Gubernur terpilih Anies Baswedan.

Bila tetap DPRD DKI tidak kunjung memutuskan Wakil Gubernur, berarti anggota DPRD DKI Jakarta seperti makan gaji buta, menghianati Warga Jakarta yang telah memilih sebagai wakil rakyat.

Sesuai dengan undang-undang, Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan telah mengusulkan nama yang diajukan partai pengusung PKS dan Gerindra.

LSM Lira mendesak senator (DPD RI) DKI Jakarta ikut bicara. Jangan diam karena ini juga menyangkut kepentingan masyarakat DKI Jakarta. Problem Jakarta tidak bisa hanya dipikul Gubernur Anies sendirian.

Di tempat sama, Ketua Umum Ikatan Repoter Seluruh Indonesia (IRSI) Ir H Arse Pane, menilai bahwa kursi wagub saling berbagi kerja untuk DKI Jakarta lebih baik sesuai perintah undang-undang.

“Saya ingetin sebagai pejabat kepala daerah disumpah lho. Masak anggota DPRDnya tidak prihatin,” ujar Pane.

Memang, diduga ada ‘grand design’ politik yang dimainkan mafia politik, sehingga Pemilihan Wagub DKI Jakarta tidak pernah tuntas. Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi wajib bertanggung jawab selaku pimpinan dewan.

“Saya sepakat dengan Presiden LSM Lira, bahwa harus segera dituntaskan jangan memutuskan kursi Wagub DKI Jakarta disandera, ” pungkasnya.[mus]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close