GLOBAL

Penyerang Jamaah Masjid Norwegia Philip Manshaus Hadir di Pengadilan

Indonesiaplus.id – Senin (12/8/2019), Philip Manshaus, 21 tahun, pria yang diduga menembaki jamaah masjid di Norwegia pada akhir pekan lalu dihadirkan di pengadilan.

Selain berniat menebar teror di masjid, Manshaus juga diketahui membunuh saudara tirinya.

Salah seorang hakim mengizinkan pada polisi menahan Manshaus selama empat pekan untuk kepentingan penyidikan.

Ia diduga telah melakukan pembunuhan dan pelanggaran hukum anti-terorisme. Manshaus sendiri mengaku tidak melakukan kejahatan apapun.

“Manshaus menggunakan haknya untuk tidak diinterogasi,” kata pengacaranya, Unni Fries, kepada Reuters. “Dia tidak mengakui kesalahan apa pun.”

Ia hadir di muka pengadilan dengan mata hitam dan luka di wajah dan lehernya. Luka itu didapat Manshaus ketika dibekuk oleh seorang jamaah masjid, sesaat setelah ia memasuki Pusat Islam Al-Noor dengan menenteng beberapa senjata.

Jamaah masjid yang diketahui terlibat perkelahian dengan Manshaus adalah Mohamed Rafiq, 65 tahun. Rafiq berhasil menahan Manshaus dan melumpuhkannya ke lantai, kemudian menahannya bersama jamaah lain sebelum polisi tiba.

Setelah bebarapa jam serangan masjid, polisi menemukan mayat seorang wanita muda di alamat tersangka.

Juga, polisi mengatakan bahwa korban saudara tiri Manshaus. Menurut polisi, Manshaus, yang rumahnya berlokasi dekat masjid di luar ibukota Norwegia, telah menyatakan pandangan anti-imigran, jauh sebelum serangan itu terjadi.

Namun hingga saat ini, Manshaus menolak berbicara pada polisi dan media. “Investigasi masih dalam tahap awal dan tersangka belum membuat pernyataan kepada polisi,” ujar jaksa.[fat]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close