POLITICS

Politisi PKS Bilang, Kebijakan Pemerintah Beratkan Rakyat

Indonesiaplus.id – Saat ini rakyat semakin dibebankan oleh pemerintah, sebab sebentar lagi pemerintah resmi menaikkan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mulai 1 Januari 2020.

“Kenaikan iuran BPJS Kesehatan itu tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, ” ujar politikus PKS Mardani Ali Sera dalam akun Twitter @MardaniAliSera, seperti dikutip Jumat (1/11/2019).

Bagi peserta mandiri, kata Mardani, kelas 1 dan 2 naik dua kali lipat dari Rp 80 ribu dan Rp 55 ribu menjadi Rp 160 ribu dan Rp 110 ribu. Untuk peserta kelas 3, naik dari Rp 25 ribu menjadi Rp 42 ribu.

“Jadi, kerugian pemerintah, BUMN dan lain sebagainya dimana, termasuk BPJS. Mengelola negara harusnya serius utk kemakmuran rakyat. Iuran dinaikan, lalu dikejar2 denda/sangsi, dipersulit urus surat2. Beban rakyat makin berat,” tulisnya.

Sekedar informasi Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris, mengaku telah memiliki sejumlah mekanisme terkait dengan penagihan iuran pada peserta.

Bagi peserta terdaftar tapi menunggak akan dilakukan tagihan. Caranya mulai dari paling lembut sampai paling persuasif. Sedangkan mayoritas masyarakat menolak keras kenaikan iuran BPJS Kesehatan tersebut.[mus]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close