POLITICS

Marak Hasil Survei, HNW: Banyak Meleset Ketimbang Benarnya

Selasa, 26 Maret 2019

Indonesiaplus.id – Lembaga survei atau pollster agar tak mengultuskan hasil jajak pendapat tingkat keterpilihan kontestan pemilu legislatif (pileg) ataupun pemilihan presiden (pilpres). Sebab, banyak lembaga survei meleset jauh seperti di Pilkada DKI Jakarta 2017.

“Jadi rekan-rekan lembaga survei jangan mengultuskan diri dengan temuannya seolah-olah itu pasti benar,” ujar Wakil Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid di gedung parlemen, Jakarta, kemarin.

Lembaga survei harus menyadari masyarakat Indonesia sudah cerdas. Karena itu, masyarakat juga sudah bisa membanding-bandingkan lembaga survei yang ada.

Mantan presiden Partai Keadilan (PK) mengingatkan lembaga survei agar transparan tentang metodologi dan responden yang digunakan dalam jajak pendapat. Hal yang tak kalah penting adalah transparansi pollster tentang pihak yang membiayai survei.

“Supaya terukur dengan jelas, ini objektif ini tidak,” tegas Wakil ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) itu.

Politikus yang akrab disapa dengan panggilan Ustaz HNW itu menambahkan, pileg dan pilpres baru dilaksanakan pada 17 April 2019. Menuju 17 April 2019, kata dia, masih banyak peristiwa yang akan terjadi.

Hasil Pilkada DKI, Jawa Tengah dan Jawa Barat sudah membuktikan tentang prediksi lembaga survei yang jauh dari kenyataan. “Ternyata keliru dalam memprediksikan satu peristiwa yang baru akan terjadi, dan waktu akan datang,” katanya.

Survei terbaru Charta Politika menghasilkan elektabilitas Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin (Jokowi – Ma’ruf) mengungguli Prabowo Subianto – Sandiaga S Uno.

Dalam survei yang dirilis, Senin (25/3/2019) di Jakarta, itu Jokowi – Kiai Ma’ruf meraih elektabilitas 53,6 persen jika pemilihan presiden digelar pada saat survei dilakukan, sedangkan Prabowo – Sandi meraih elektabilitas 35,4 persen.

“11,1 persen menyatakan tidak tahu atau tidak jawab,” ucap Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya dalam paparan hasil survei bertajuk Prediksi Hasil Akhir dan Konstelasi Isu Jelang Pemilihan Umum Serentak 2019.[mus]

Related Articles

Back to top button