POLITICS

Ketua MK: Sidang Putusan PHPU Paling Lambat Pada 28 Juni

Ahad, 23 Juni 2019

Indonesiaplus.id – Sidang putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 paling lambat akan digelar pada Jumat (28/6/2019).

“Iya, paling lambat digelar pada Jumat (28/6/2019),” ujar Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman di Jakarta, Sabtu (22/6/2019).

Saat ini, hakim konstitusi tengah membahas proses gugatan Pilpres dalam persidangan untuk mengambil keputusan.

Anwar menyatakan hakim sudah memulai tahapan musyawarah terkait perjalanan sidang gugatan Pilpres. Usai sidang tadi malam mulai bahas kecil-kecilan. Ini mau kembali ke kantor. Insyallah lah, jadi sesuai jadwal,” katanya.

Sementara itu, tim hukum capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam permohonan gugatan hasilPilpres 2019 meminta MK mendiskualifikasi capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin. Prabowo-Sandiaga dalam petitumnya memohon ditetapkan sebagai pemenang Pilpres 2019.

Sidang terbuka Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 di MK selesai di tahap keterangan saksi dan ahli. Para hakim akan menggelar rapat permusyawaratan hakim (RPH) dan pembacaan putusan.

Sidang pembacaan putusan sengketa hasil Pilpres 2019 belum ditentukan. “MK akan mengirimkan surat panggilan kepada pihak Prabowo Subianto-Sandiaga Uno selaku pemohon, KPU selaku termohon, pihak Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin selaku pihak terkait, dan Bawaslu, ” ujar Juru bicara MK, Fajar Laksono.[mus]

 

Show More

Related Articles

Back to top button
Close