POLITICS

Imbauan KPK Agar Masyarakat Tidak Minta-minta Uang ke Caleg

Rabu, 27 Maret 2019

Indonesiaplus.id – Masyarakat diimbau agar tidak meminta uang pada para calon anggota legislatif baik tingkat daerah maupun pusat. Pasalnya, masyarakat harus memilih calon yang jujur dan berintegritas.

“Masyarakat sekali lagi diimbau bahwa anggota DPR atau DPRD terpilih adalah yang baik. Jadi, jangan meminta uang,” ujar Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif di Gedung KPK Jakarta, Rabu (27/3/2019).

KPK, kata Syarif, sering mendapatkan laporan dari masyarakat terkait adanya praktek politik uang. Padahal, kewenangan KPK sangatlah terbatas.

“Jadi, banyak warga lapor terkait politik uang ke KPK. Padahal kewenangan KPK terbatas. Kalau dari segi subyek haruslah penyelenggara negara. Kalau masih calon penyelenggara negara belum bisa kami tindak,” katanya.

Sedangkan dari segi objek, jumlah uang haruslah lebih dari Rp 1 miliar. Bila kurang dari jumlah tersebut, maka KPK akan menyerahkan laporan kepada pihak yang berwenang.

“Seperti bukan penyelenggara negara dan lebih Rp 1 miliar kami serahkan ke polisi dan Kejaksaan. Jadi memang tak semua kasus politik uang bisa diselesaikan KPK,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Komisioner Bawaslu, Rahmat Bagja mengatakan hal senada bahwa sama seperti KPK, Bawaslu meminta masyarakat tak minta uang.

“Siapapun yang meminta uang jelas seluruh pemuka agama dan pemuka adat menentang politik uang. Jadi pilihan Anda dipertanggungjawabkan ke diri sendiri dan dipertanggungjawabkan ke Tuhan,” pungkasnya.[mus]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close