POLITICS

Empat Program LIC Kawal Visi Indonesia Jokowi-Amin

Indonesiaplus.id – Lumbung Informasi Rakyat membentuk Lira Internasional Community (LIC), untuk mengawal dan mendukung Visi Indonesia, Jokowi-KH.Ma’ruf Amin 2019-2024.

LIC dibentuk di Kuala Lumpur, Malaysia, bersama jaringan NGO Asean yang memiliki visi sama bahwa Asean memerlukan wadah bagi peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas untuk membangun peradaban dunia, kemajuan antarbangsa maupun sinergitas generasi bangsa di berbagai aspek.

“LIC didirikan sebagai jawaban dari tuntutan mitra NGO Asean yang menilai LSM LIRA bisa memotori berdirinya sebuah Community untuk mengembangkan potensi generasi muda mendatang, ” ujar Presiden dan sekaligus Founder NGO LIRA, HM. Jusuf Rizal didampingi Wapres Bidang OKK dan Hukum LSM LIRA, Irham Maulidy dan Sekab, Tuti Tukiyati pada media di Berjaya Time Square Apartement, Ahad (18/8/2019).

Fokus LIC, kata Jusuf, tidak hanya pengembangan SDM di Indonesia, melainkan juga di negara Asean dan internasional. Hal ini sebagai komitmen jaringan sinergi NGO Asean, sekaligus mendukung Visi Indonesia dimana salah satu fokusnya adalah pengembangan SDM,” tandas mantan Sekjen National Organization Member (NOM) Indonesian Junior Chamber International (JCI) itu.

Empat program pengembangan LIC. Pertama, individual development untuk pengembangan kemampuan pribadi, baik bela negara (Empat Pilar), kompetensi, mental, moral, maupun kemampuan untuk memperkuat kehandalan individu.

Kedua, leadership development untuk membentuk jiwa kepemimpinan. Ketiga, business development. Era milenial, digital dan revolusi industri 4.0 diperlukan pengembangan bisnis berbasis tehnologi maupun peluang usaha lain. Juga, dibentuk jiwa pengusaha berjiwa nasionalis dan patriotik (Patriotneurship), serta ekonomi kreatif dan inovatif.

Keempat, community development yaitu mengembangkan SDM berbagai aktivitas yang melibatkan banyak pihak dan masyarakat. Sehingga bisa memerangi Narkoba, kegiatan sosial, agama, kemasyarakatan, ketenaga Kerjaan, Olahraga, serta kegiatan lainnya.

“Tahap awal, Community Development bakal digelar Oktober tahun depan, berupa Asean Freestylers Football Competition di Malaysia. Juga, merupakan project bersama Sinergi NGO Asean. Sebagai tuan rumah adalah NGO Gabungan Pemuda Melayu Semenanjung (GPMS) Malaysia dan Co Organizer LIC,” ungkapnya.

Sedangkan, untuk pelatihan empat program LIC akan diwadahi oleh LIC Akademi dan didampingi trainer profesional dari dalam maupun luar negeri.

Presiden Lira HM Jusuf Rizal dan Dubes RI untuk Malaysia Rusdi Kirana

Kepengurusan LIC berlaku satu tahun atau One Year Leadership untuk memberi kesempatan pada kader-kader yang mau melatih diri menjadi pemimpin. Perlu dicatat LIC merupakan organisasi profesional. Artinya, bukan organisasi politik dan tidak berafiliasi dengan partai politik manapun.

LIC bisa dibentuk di setiap komunitas, Kabupaten Kota, Provinsi dan bahkan di berbagai negara yang diharapkan akan mampu mewadahi kaum profesional, usahawan serta generasi millenial.[mus]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close