NATIONAL

Polda Metro Jaya Usut Kasus Penganiayaan Pegawai KPK

Kamis, 7 Februari 2019

Indonesiaplus.id – Sekelompok orang menganiaya dua pegawai KPK di Hotel Borobudur. Penganiayaan tersebut  dilakukan ketika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menugaskan keduanya untuk menyelidiki situasi di sana lantaran diduga ada tindak pidana korupsi.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (4/2/2019). Pada awalnya KPK mendapat laporan akan terjadi tindakan rasuah dari informasi yang disampaikan masyarakat.

“Kemudian pegawai ditugaskan secara resmi oleh KPK, setelah kami mendapatkan informasi dari masyarakat  tentang indikasi tindak pidana korupsi,” ujar Febri.

Di Hotel Borubudur, telah terjalin rapat antara Pemprov Papua dan DPRD Papua terkait review RAPBD Papua. Pegawai KPK diduga dianiaya saat sedang mengambil foto rapat yang digelar pada Sabtu (2/2/2019) malam itu.

Kemudian beberapa pihak Pemprov Papua datang menghampiri salah satu pegawai KPK karena tidak terima  difoto. Pihak pemprov pun sempat menanyakan identitasnya.

“Awalnya yang bersangkutan tidak mengakui sebagai pegawai KPK yang melakukan tugas pengawasan dan atau monitoring terhadap kegiatan evaluasi APBD Papua bersama Kementerian Dalam Negeri RI,” ungkap Kepala Bagian Protokol Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Papua, Gilbert Yakwar, Senin (4/2/2019).

Polisi tengah mengusut kasus penganiayaan pegawai KPK ini. Berikut upaya yang dilakukan polisi untuk mengusut kasus tersebut.

Karena itu, penyidik Polda Metro Jaya telah memeriksa empat saksi atas dugaan penganiayaan petugas KPK.
Pemeriksaan tersebut berdasarkan laporan Pemprov Papua.

Tak hanya itu, pihak kemananan negara tersebut juga memeriksa pelapor yang notabene Pemprov Papua.

“Laporan tentang dugaan penganiayaan pegawai KPK sejauh ini sudah ada empat orang saksi dimintai  keterangan. Pertama pelapor dari Pemprov Papua. Kemudian tiga orang sekuriti,” ujar Kabid Humas Polda Metro  Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Rabu (6/2/2019).

Selain itu, penyidik menyita rekaman CCTV yang ada di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat. Saat ini, rekaman  tersebut sedang berada dalam tanganan Puslabfor Polri. Ada satu unit kamera CCTV yang diamankan polisi dari  Hotel Borobudur.

“Selain saksi, kami juga sudah menyita rekaman CCTV dan selanjutnya dikirim ke Labfor Mabes Polri minta  diperiksa,” katanya.

Sedangkan dua pegawai KPK yang menjadi korban penganiayaan juga tidak luput dari pemerikasaan. Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya berencana memeriksa dua pegawai KPK yakni Indra Mantong Batti dan Muhamad Gilang Wicaksono terkait kasus penganiayaan yang diduga dilakukan rombongan  Pemprov dan DPRD Papua.

Namun, pemeriksaan yang diagendakan pukul 11.00 WIB, Rabu 6 Februari 2019, batal dilakukan.

Hal itu diutarakan Kasubdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian.

Dia mengatakan, kedua pegawai KPK sendiri yang mengaku tidak dapat datang ke polda. “Tidak jadi datang,  keduanya sudah konformasi tidak hadir,” kata Jerry.[sap]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close