NATIONAL

Granat Bilang, Ancaman Nyata bagi Indonesia Adalah Narkotika

Rabu, 2 Agustus 2017

Indonesiaplus.id – Pemerintah bersama Polri dan BNN diminta harus lebih tegas dalam melakukan pemberantasan narkotika di Indonesia.

Sekertaris Jenderal Gerakan Anti Narkotika (Granat), Azhar Soerjobroto mengatakan, bahwa kejahatan luar biasa yang di golongkan Presiden Jokowi ini menjadi ancaman nyata bagi negeri ini.

Saat ini, Indonesia menjadi sasaran bagi peredaran narkotika jaringan Internasional. Kendati BNN bersama dengan Polri tidak henti-hentinya menangkap pelaku penyalahgunaan narkotika, namun peredaran tersebut juga tidak ada habisnya.

Perintah Presiden dalam memberantas kejahatan narkotika sudah jelas dan harus dilaksanakan oleh aparat penegak hukum. “Narkoba harus jadi musuh dan diperangi bersama. Sejak 2015 lalu Presiden Joko Widodo sudah menyatakan perang terhadap narkoba,” ujar Azhar, Rabu (2/8/2017).

Tidak hanya merusak masa depan bangsa, kejahatan narkoba masuk dalam golongan kejahatan luar biasa, terlebih lagi kejahatan narkoba yang terjadi di lintas negara dan terorganisasi sehingga menjadi ancaman nyata yang membutuhkan penanganan serius dan mendesak.

“Tak bisa dipungkiri memang, melihat kondisi geografis Indonesia yang terbuka dan berpenduduk besar, kerap kali dimanfaatkan sindikat yang terorganisasi sebagai pasar, bahkan Indonesia dijadikan pasar terbesar di Asia Tenggara,” katanya.

Aparat penegak hukum harus menjalankan fungsinya dalam menghilangkan peredaran barang haram tersebut dari negeri ini. “Tindak tegas pengedar narkotika di negeri ini. Jangan biarkan mereka merusak moral bangsa dengan menjadikan Indonesia pasar bagi peredaran narkotika,” tandasnya.[Sap]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close