HUMANITIES

Wujudkan Inkubasi Kewirausahaan, Kemensos RI Gandeng Pertamina Lubricants

Indonesiaplus.id – Inkubasi kewirausahaan dilakukan Kementerian Sosial Ri melalui Balai “Pangudi Luhur” bekerja sama dengan Pertamina Lubricants dalam program Pelatihan Dasar Otomotif dan Branding Bengkel Luhur Motor, Penanaman dan Pembibitan Taman Anggur oleh Corporate Social Responsibility (CSR) Cortezian Indonesia (CI), dan Pengelolaan Sampah oleh Yayasan Kumala yang berbasis Masyarakat.

Peluncuran kegiatan tersebut secara langsung di area Instalasi Produksi Balai “Pangudi Luhur” disaksikan secara virtual oleh Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial, Senior Officer CST PT Pertamina Lubricants, serta Pimpinan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS).

Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial, Kementerian Sosial RI, Harry Hikmat menyambut baik kerjasama ini sebagai wujud kolaborasi antarpihak dalam melaksanakan pemberdayaan masyarakat dan LKS agar selalu memberikan penguatan dan pendampingan kepada penerima manfaat.

“Kegiatan ini diharapkan agar penerima manfaat dapat memiliki daya juang lebih untuk berkompetisi dengan bengkel-bengkel yang sudah berdiri. Bahkan, bila memungkinkan mereka membuka bengkel rumahan apabila keterampilan-keterampilan yang dimiliki sudah mumpuni, ” ujar Harry Hikmat, Kamis (1/10/2020).

Pemberdayaan masyarakat sejalan dengan program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI), juga merupakan layanan rehabilitasi sosial menggunakan pendekatan berbasis keluarga, komunitas serta residensial secara dinamis, integrative dan komplementari.

Tentu saja melalui kegiatan dukungan pemenuhan hidup layak; perawatan sosial/pengasuhan anak; dukungan keluarga; terapi meliputi fisik; psikososial dan mental spiritual; pelatihan keterampilan dan kewirausahaan, bantuan dan asistensi sosial serta dukungan aksesibilitas.

“Ada empat pengetahuan bisa didapat dari pelatihan ini, yakni belajar kelistrikan agar penerima manfaat mampu mengerjakan trouble shooting, suspensi dan sasis yaitu mempelajari kumpulan komponen termasuk roda, sistem kemudi, pengereman, belajar mesin, serta pembangunan karakter, ” ungkap Harry.

Menjadikan para pekerja sosial harus bekerja sama dengan teknisi dalam hal ini lebih meningkatkan melaksanakan character building, service excellent, serta strenghten mentality. Tidak hanya para instruktur memberikan teknik-teknik otomotif sesuai kebutuhan saat ini, seperti perbaikan mesin motor matic sehingga kelak penerima manfaat mampu diterima di bengkel-bengkel resmi.

“Dengan kehadiran Pertamina Lubricants diharapkan bagi para penerima manfaat lebih maju dan mandiri usai selesai mengikuti pelatihan keterampilan atau vokasional, ” tandas Harry.

Kegiatan dilakukan secara virtual yang diikuti 58 peserta, merupakan perwakilan dari Pertamina Lubricants, Yayasan Kumala, Yayasan Balarenik, Yayasan ERBE, serta perwakilan dari Balai “Pangudi Luhur” Bekasi.[mor]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close