HUMANITIES

Poltekesos Luncurkan Inisiatif Pengembangan Laboratorium Outdoor bagi Mahasiswa

Indonesiaplus.id – Poltekesos Bandung mengadakan rapat pembahasan untuk meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa melalui pengembangan laboratorium outdoor. Inisiatif ini langkah konkret merespon arahan Mensos pentingnya persiapan SDM multitalenta untuk mengatasi permasalahan sosial dengan pendekatan teknologi dan digitalisasi.

Program Sarjana Terapan Poltekesos Bandung bersama-sama merumuskan strategi untuk mendukung visi tersebut, salah satunya dengan memberikan mahasiswa kesempatan untuk mengembangkan keterampilan di berbagai perusahaan, baik swasta, BUMN, nasional, maupun internasional. Dengan semangat inovasi dan komitmen menjaga kualitas pendidikan, Poltekesos Bandung semakin siap menghadapi masa depan yang penuh tantangan.

Kedua Program Studi, Pekerjaan Sosial dan Rehabilitasi Sosial, dihadapkan pada tantangan baru dalam memahami dan memenuhi kebutuhan mahasiswa dalam era perkembangan teknologi.

Ketua Program Studi Pekerjaan Sosial, Aep Rusmana, mengatakan perlunya mahasiswa dan lulusan Poltekesos Bandung merambah sektor-sektor non-pemerintah dan menjaga keterhubungan dengan perkembangan teknologi. “Mahasiswa kami perlu merajai tidak hanya sektor pemerintah, tapi juga berbagai sektor lainnya, sambil terus meningkatkan pemahaman teknologi guna mengikuti perkembangan zaman,” ujar Aep Rusmana di Wisma Pendawa Ciumbuleuit Bandung, Senin (6/11/2023).

Dalam konteks praktikum dan mata kuliah praktik, akan difokuskan pada memberikan landasan yang kuat bagi mahasiswa dalam memahami dan menghadapi perubahan dalam teknologi dan tuntutan masyarakat. Hal ini mencakup aspek waktu, substansi, tempat, dan mekanisme praktik.

Ketua Program Studi Rehabilitasi Sosial, Moch. Zaenal Hakim, menilai mahasiswa Poltekesos Bandung perlu lebih banyak belajar dan berpraktik di lapangan. “Hal ini sesuai dengan instruksi dari Inspektorat Jenderal yang menekankan pentingnya mengintegrasikan pembelajaran ke dalam pelayanan di berbagai pusat rehabilitasi sosial di bawah naungan Kemensos, ” kata Zaenal Hakim.

Pada semester ini, program pengajaran mencakup pembelajaran di dalam dan di luar kampus, dengan fokus pada sentra-sentra layanan yang sesuai dengan arahan Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial dan Direktur Poltekesos Bandung. Tujuannya adalah meningkatkan bobot nilai praktik sehingga mahasiswa lebih siap untuk tantangan dunia nyata.

Wakil Direktur Bidang Umum Poltekesos, Wawan Heryana, menyoroti bahwa inisiatif pengembangan laboratorium outdoor ini tidak akan menggantikan praktikum yang sudah ada, melainkan akan menjadi tambahan yang perlu dipetakan dengan cermat. Hal ini memerlukan sinkronisasi mata kuliah dan kajian untuk memastikan pembelajaran yang efektif.

Menghadirkan narasumber kompeten, Prof. Adi Fahrudin, Ph.D., memberikan wawasan berharga, dengan moderator Ujang Taofik. Acara dihadiri sejumlah kepala bagian, kepala laboratorium, dosen, dan staf administrasi dari kedua program studi, serta pihak terkait lainnya.[ama]

Related Articles

Back to top button