HUMANITIES

Kunjungi Wyata Guna, Komisi VIII: Kementerian Sosial Pro Disabilitas

Indonesiaplus.id – Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Netra (BRSPDSN) “Wyata Guna” Bandung mendapat kunjungan dua srikandi Anggota Komisi VIII DPR RI, yaitu Diah Pitaloka dan Selly Andriany.

Keduanya langsung berinteraksi, mendengarkan dan memahami permasalahan yang sempat viral beberapa waktu belakangan ini, yaitu Kementerian Sosial (Kemensos) bersebrangan dengan para penyandang disabilitas.

“Usai kami melihat langsung dan berinterkasi sehingga faktnya tidak seperti yang di media sosial, Kemensos masih bersama teman-teman disabilitas. Bahkan, bersyukur mereka diajak kembali ke dalam balai, ” ujar Selly di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (1/2/2020).

Memang, kata Selly, balai ini ibarat universitas yang merupakan jenjang lebih tinggi di mana keberadaan mereka dipastikan oleh negara dikembangkan potensinya yang selama ini terpendam.

“Jadi, inilah yang lebih baik kita fokuskan dibanding peralihan panti menjadi balai, ” katanya.

Sebagai pelaku sejarah pembuatan Peraturan Daerah (Perda) Disabilitas di Jawa Barat. Di mana, Perda itu satu-satunya di Indonesia dan ternyata implementasinya belum siap memberikan pelayanan dasar bagi disabilitas.

“Komisi VIII DPR RI tentu saja mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk segera merevitalisasi aset Jawa Barat untuk membuat panti pelayanan dasar, ” pintanya.

Sementara itu, terkait Peraturan Menteri Sosial (Permensos) No 18 Tahun 2018, Diah meluruskan bahwa Permensos jelas pro penyandang disabilitas yang sudah sesuai dan peraturan ini tidak mengatur regulasi panti.

“Hanya mengatur teknis SOTK balai rehabilitasi di lingkungan Ditjen Rehabilitasi Sosial Kemensos. DPR RI memastikan mendukung penuh Kemensos agar membangun dan meningkatkan pelayanan lanjutan di balai,” pungkasnya.[mor]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close