HUMANITIES

KPK Sebut Hampir di Seluruh Kementerian Terjadi Korupsi

Selasa, 4 April 2017

Indonesiaplus.id – Tindak korupsi hampir terjadi di seluruh kementerian, mulai dari proses pengadaan barang dan jasa pemerintah hingga audit dan supervisi anggaran belanja. Hal serupa juga terjadi di pemerintah daerah dengan kebocoran anggaran hingga 40 persen.

“Tindak korupsi sudah terjadi saat perencanaan pengadaan barang dan jasa. Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bernegosiasi untuk menaikkan anggaran pengadaan barang dan jasa,” ujar Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif saat berdiskusi di Kantor Kementerian Perdagangan, Senin (3/4/2017).

Dalam saat rapat bersama Wantimpres dan pimpinan KPK, Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Sri Adiningsih mengatakan, bahwa pengelolaan keuangan daerah selama ini memburuk.

Tingkat kebocoran anggaran mencapai 20 hingga 40 persen. Wakil Ketua KPK Alex Marwata yang hadir dalam rapat itu menambahkan, peran pengawasan internal tidak berjalan karena inspektorat pemerintah daerah dengan mudah diintervensi kepala daerah. Untuk itu, inspektorat harusnya langsung di bawah presiden atau lembaga penegak hukum.[Mor]

 

Show More

Related Articles

Back to top button
Close