HUMANITIES

Kadiv Hubinter: Sosok Polwan Diharap Mampu Atasi Daerah Konflik

Minggu, 16 Desember 2018

Indonesiaplus.id – Dengan hadirnya sosok Polisi Wanita (Polwan) dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar bisa membantu masyarakat di daerah konflik. Pasalnya, di daerah konflik terdapat anak-anak dan lanjut usia (lansia).

“Saya kira keibuan dari Polwan bisa membantu anak-anak dan ibu-ibu tua renta yang trauma karena konflik internal,” ujar Kadiv Hubinter Polri Irjen Saiful Maltha di Pusat Pelatihan Multifungsi Polri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Minggu (16/12/2018).

Sebeumnya, PBB meminta Polri mengutus Polwan untuk misi perdamaian PBB, periode 2019-2020 di Afrika Tengah (Minusca) dan Darfur (UNAMID).

Institusi Polri mengirimkan sebanyak 29 Polwan yang akan bergabung dalam Formed Police Unit (FPU). Jumlah ini terdiri dari 14 polwan di FPU Minusca dan 15 polwan di FPU UNAMID.

Hal ini merupakan kali pertama personel Polwan bergabung dalam FPU. Sebelum dikirim ke daerah konflik, para Polwan mendapat pelatihan serupa polisi laki-laki pada Maret 2018 untuk Minusca dan Juni 2018 untuk Unamid.

Materi dalam pelatihan berupa pembekalan tiga bahasa asing, kemampuan taktis, pengetahuan medan daerah konflik, medis, dan lain-lain.

Pada saat nantinya, seluruh personel FPU akan berangkat pada 5 Januari 2019 dan menjalani misi selama satu tahun.[mor]

Related Articles

Back to top button