HEALTH

Yuk! Kenali Lima Efek Negatif Kecanduan Game di Gadget

Sabtu, 13 Oktober 2018

Indonesiaplus.id – Waspada jebatan game di gadget yang menghabiskan waktu sepanjang hari. Pernah mengalaminya? Sepertinya hampir setiap orang pernah mengalaminya.

Namun, jika tidak pandai membatasi diri kecanggihan teknologi memang mudah bikin kebablasan. Bisa berujung pada level yang lebih tinggi, yaitu ketagihan.

Senang memang didapat, tetapi ingat segala hal yang sudah menjadi candu juga bakal meninggalkan efek negatif.

Jika terlalu lama, Anda bisa menerima dampak negatifnya seperti berikut ini, seperti dilansir laman Care2, Rabu (10/9/2018).

Terganggu masalah tidur
Mungkin pernah mendengar bahwa layar gadget memancarkan cahaya biru, sejenis cahaya yang hadir pada siang hari.

Secara biologis, manusia telah terbiasa melihat cahaya biru hanya pada siang hari, dan kehadiran jenis cahaya ini menekan produksi melatonin (hormon yang membantu Anda tertidur).

Bagi banyak orang, melihat layar di malam hari justru bisa mengacaukan hormon, sehingga sulit untuk tertidur.

Layar freuse
Jika Anda bekerja di kantor, Anda mungkin terlalu terbiasa dengan rasa lelah akibat melihat layar komputer terlalu lama, perasaan di mana mata Anda mengalami kesulitan fokus, sering mengarah pada ketidakjelasan dan sakit kepala.

Meskipun lebih merupakan gejala daripada masalah kesehatan, tidak ada keraguan bahwa kelelahan layar tidak menyenangkan dan bisa membuat Anda merasa tidak sehat.

Bahaya kecanduan
Kecanduan internet adalah hal yang sangat nyata dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini menyebut Gangguan Gaming sebagai masalah global. Rally Health menjelaskan bagaimana otak kita menjadi kecanduan waktu layar.

Dopamine yang merupakan hormon rasa-baik adalah bagian dari sirkuit kesenangan dan hadiah dari otak.

Bermain video game akan mengubah bagian otak yang sama dengan yang terkait dengan keinginan untuk obat-obatan dan perjudian.

Brain Changes
Melihat layar gadget benar-benar bisa mengubah otak fisik. Psychology Today melaporkan orang yang menderita kecanduan internet mengalami penyusutan di area otak di mana materi abu-abu hadir.

Area-area ini bertanggung jawab pada sejumlah fungsi, termasuk perencanaan, organisasi, kontrol impuls dan pengambilan keputusan.

Lifestyles sedentary
Semua efek ini adalah masalah kesehatan yang serius, tetapi ada satu masalah paralel yang cenderung datang dengan banyak waktu layar, yakni Anda menjadi tidak aktif.

Dengan gaya hidup menetap diketahui menyebabkan banyak masalah kesehatan, termasuk tidak hanya berat badan, tetapi juga penyakit kronis lainnya.[was]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close