ECONOMY

Bank Indonesia Imbau Masyarakat Tukar Uang di Tempat Resmi

Kamis, 8 Juni 2017

Indonesiaplus.id – Masyarakat diimbau menukarkan uang rupiah pecahan kecil untuk kebutuhan Lebaran di Bank Indonesia (BI) di tempat penukaran resmi.

Hal itu dilakukan demi terhindar dari peredaran uang rupiah palsu. BI akan melaksanakan penukaran uang rupiah pecahan kecil menjelang Hari Raya Idul fitri bersama 13 bank BUMN maupun swasta.

Penukaran pecahan baik di kantor cabang maupun kantor BI yang dimulai sejak 22 Mei lalu akan berlangsung hingga 16 Juni mendatang.

Penukaran uang pecahan kecil bisa dilakukan di Lapangan IRTI Monas. Juga, di kota-kota besar lainnya di seluruh Indonesia. Ada 122 titik di seluruh Indonesia, terdiri atas 45 kantor perwakilan BI dan 77 kas titipan hasil kerja sama bank sentral dan para perbankan.

Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Suhaedi mengatakan, bahwa penukaran uang secara langsung di tempat resmi tidak dikenai biaya tambahan layaknya menukar pecahan rupiah di calo yang dikenai pemotongan biaya.

“Di tempat resmi agar terhindar uang palsu dan yang terpenting tidak dipungut biaya sehingga uangnya bisa untuk mencukupi kebutuhan Lebaran,” ujar Suhaedi di bilangan Monas, Jakarta, Rabu (7/6/2017).

Sementara itu, Deputi Gubernur BI Sugeng mengatakan pihaknya menyediakan sekitar Rp 200 triliun uang pecahan. “Prediksi kami kebutuhan sekitar Rp 167 triliun, jadi lebih dari cukup. Kebutuhan ini lebih tinggi dari tahun lalu yang hanya sekitar Rp 146 triliun, ” ucapanya.

Ada 122 titik distribusi terdiri dari 45 kantor perwakilan wilayah Bank Indonesia dan 77 kas perbankan di seluruh Indonesia. Seharusnya masyarakat tidak perlu menukarkan pecahan uang melalui calo. Kegiatan penukaran pecahan oleh BI dan perbankan juga sudah berupaya memitigasi kegiatan percaloan.

Data BI menunjukkan kegiatan penarikan uang oleh perbankan pada 22 Mei-5 Juni tercatat Rp 26,5 triliun atau 15,69 persen dari perkiraan total penarikan masa Lebaran. Sehingga, diprediksi bahwa puncak penarikan terjadi pada minggu ketiga dan keempat Juni.[Sal]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close