POLITICS

Bagi Warga Gunakan Hak Pilih di TPS, Begini Protokol Kesehatan

Indonesiaplus.id – Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) menerapkan Protokol kesehatan. Bagi warga yang akan menggunakan hak pilihnya mesti menjalani serangkaian tahapan hingga diperkenankan masuk ke bilik suara.

Pemilih yang datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) diwajibkan cuci tangan pakai sabun yang sudah disiapkan. Juga, diukur suhu tubuhnya sebelum masuk ke TPS.

Lalu, diberi sarung tangan sekali pakai, sehingga selama berada di dalam TPS tangan yang sudah bersih tidak bersentuhan langsung dengan benda-benda di TPS

Usai mencoblos, pemilih memasukkan kertas suara ke kotak suara, melepas sarung tangan dan membuang di tempat sampah. Terakhir, petugas meneteskan tinta ke jari pemilih, dan menyemprotkan handsanitizer kepada pemilih.

Bagi pemilih dengan suhu di atas 37 derajat Celsius, KPU menyediakan bilik khusus untuk pencoblosan. Selain itu, pemilih lanjut usia diberi hak istimewa untuk langsung memilih tanpa menunggu, karena mereka adalah kelompok rentan COVID-19.

“Kendati dilaksanakan di tengah pandemi, penyelenggaraan Pilkada tetap terjaga kualitasnya, jangan sampai dengan situasi yang seperti ini, masyarakat akhirnya tidak mau datang karena rasa takut dan khawatir terhadap penularan Covid-19 ,” kata Sekda Kota Semarang, Iswar Aminuddin, usai memimpin Rapar Koordinasi Pemerintah Kota Semarang.

Termasuk, akan dilakukan penyemprotan desinfektan massal di seluruh TPS yang tersebar di 16 kecamatan Kota Semarang. Seluruh petugas TPS akan mengenakan alat pelindung diri (APD) berupa masker, pelindung muka, hingga sarung tangan sekali pakai.

“Jadi, kami usahakan yang terbaik dan kepada seluruh warga masyarakat, tidak perlu takut dan cemas, ayo datang ke TPS dan gunakan hak pilih pada Rabu 9 Desember mendatang,” pungkas Iswar.[mus]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close