ECONOMY

Pembukaan Awal Pekan, Lonjakan Covid-19 Bayangi Pergerakan IHSG

Indonesiaplus.id – Pada perdagangan saham Senin (7/12/2020), diproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah.

Di tengah optimisme vaksin yang memuncak, banyak negara menghadapi kenyataan lonjakan kasus covid-19, termasuk Indonesia.

“Indonesia mencetak rekor penambahan jumlah kasus covid-19 harian terbanyak Kamis (3/12/2020) yakni 8.369 kasus. Pada hari Ahad (6/12/2020), kasus positif virus corona tercatat sebesar 6.089 orang dengan akumulasi nasional mencapai 575.796 orang, ” ungkap Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee.

Sementara itu, Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan memproyeksikan indeks akan mengalami koreksi jangka pendek karena pasar tengah memasuki fase jenuh beli.

“Kondisi ini didukung oleh minimnya sentimen dalam negeri di samping kian tingginya kasus covid-19. Kian tingginya kasus covid-19 cukup mencemaskan bagi para investor,” kata Dennies seperti dikutip dari riset hariannya, ” ungkap Dennies.

Proyeksi Dennies untuk indeks saham bergerak di rentang support 5.754-5.782 dan resistance 5.830-5.850. Adapun saham-saham yang perlu diperhatikan menurut dia adalah PTPP, ASII, dan SSMS.

Saham-saham utama Wall Street pada penutupan pekan lalu, Jumat (4/12/2020) ditutup dengan kondisi menguat. Termasuk, Indeks Dow Jones hijau 0,83 persen ke level 30.218, S&P 500 melonjak 0,88 persen ke level 3.699, dan Nasdaq Composite naik 0,7 persen menjadi 12.464.[sal]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close