NATIONAL

Sekum FPI Minta Penista Agama Diperlakukan Sebagai Kriminal

Indonesiaplus.id – Kelakukan kakek Apollinaris Darmawan (68 tahun) bakal berakhir dijeruji besi. Pasalnya, ia telah menista Agama Islam.

Apollinaris ditahan pihak berwajib selain selalu menghina, melecehkan Agama Islam. Bahkan, yang bersangkutan mengajak masyarakat untuk mengusir Islam dari bumi pertiwi.

Sekretaris Umum Front Pembela Islam (Sekum FPI) Munarman menilai bahwa bermunculannya para penista agama semakin massif adalah indikasi dari kelemahan penegakan hukum. Munarman meminta agar pihak kepolisian segera menindak dengan tegas.

“Indonesia sebagai negara hukum, seharusnya berbagai penistaan agama tersebut harus diperlakukan sebagai kriminal dan penjahat yang berbahaya,” tandas Munarman di Jakarta, Rabu (12/8/2020).

Jika tidak ditindak dengan tegas, maka akan menimbulkan gesekan sosial yang makin tajam. Terlebih para penista Agama Islam nampak sengaja menyebarkan dan mengkampanyekan anti Islam.

Contohnya Apollinaris yang gemar menistakan agama sudah pernah berurusan dengan pihak berwajib akibat kasus yang sama, yaitu menistakan agama Islam.

“Penjahat agama terus bermunculan dari kebodohan dan kedunguan serta secara sengaja menginginkan terjadinya benturan sosial berbasiskan agama,” imbuh Munarman.

Apollinaris ditangkap aparat kepolisian dan warga di Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (8/8/2020). Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Galih Indragiri mengakui pihaknya telah menangkap Apollinaris.

Awalnya, pihaknya hanya mengamankan Apollinaris dari amukan massa. Kemudian dari beberapa masyarakat membuat laporan adanya ujaran kebencian yang dilakukan oleh Apollinaris yang berstatus sebagai tersangka.

“Berdasarkan laporan kita terima dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan tersangka hari Minggu-nya kita lakukan penahanan. Jadi tersangka sudah kita tahan,” terang Galih.

Dari jejak digitalnya, sejak beberapa tahun Apollinaris gemar membuat resah umat Islam dengan hina-hinaannya terhadap agama Islam dan Nabi Muhammad SAW.

Seperiti dalam akun twitternya, ia pernah menyebut Nabi Muhammad hidup dari hasil rampasan, membunuh dan main perempuan. Bahkan, ia ia sering menyebut Nabi Muhammad SAW dengan kata-kata kasar.

“Juga, ada ucapan tidak akan menurunkan derjat keagungan agama yg mulya ini Ingat itu !! Di Alquran ada buktinya, Muhammad hidup dari Rampasan, membunuh, dan main perempuan, silahkan saja mau terus memuja Muhammad,” tulis Apollinaris.[sap]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close