NATIONAL

Kadiv Humas Polri: Permintaan Maaf Tak Bisa Selesaikan Pidana

Selasa, 23 Oktober 2018

Indonesiaplus.id – Proses hukum akan tetap berjalan, meskipun oknum Banser yang membakar bendera bertuliskan kalimat tauhid tersebut sudah meminta maaf.

“Polri tetap akan memproses. Minta maaf kan permintaan dari MUI. Proses itu tidak menyelesaikan pidana,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di kantor MUI, Jakarta Pusat, Selasa (23/10/2018).

Penyidik Polres Garut ini tengah menggali motif dan keterangan terkait pembakaran bendera itu. Juga, Polisi akan mencari unsur-unsur pidana yang berujung pada penetapan sejumlah pasal.

Dalam kasus ini, Setyo menyebut dua pasal yang kemungkinan dilanggar pelaku. Pertama berkaitan penistaan agama yakni Pasal 156 dan 156a serta pasal soal kegaduhan.

“Tapi kami akan melihat dulu masuk unsur yang mana. Kami lihat apakah di 156 atau 156a. Kalau kegaduhan bisa saja Pasal 14 UU nomor 1 Tahun 1946 tentang keonaran,” tandas mantan wakabaintelkam Polri ini.[sap]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close