NATIONAL

Digelar 10 September, Sidang Perdana Ujaran Kebencian Jerinx

Indonesiaplus.id – Sidang perdana kasus ujaran kebencian dengan terdakwa I Gede Ari Astina alias Jerinx bakal digelar Pengadilan Negeri (PN) Denpasar pada Kamis, 10 September 2020.

“Persidangan perdana perkara atas nama Jerinx akan digelar 10 September secara virtual,” ujar Ketua PN Denpasar, Sobandi, Kamis (3/9/2020).

Sebanyak tiga hakim ditunjuk menangani kasus Jerinx yakni Ida Ayu Adnya Dewi, I Made Pasek, dan I Dewa Made Budi Watsara.

Juga, Sobandi mempersilakan jika terdakwa dan kuasa hukum akan menggunakan haknya untuk mengajukan penangguhan penahanan.

“Terkait penangguhan penahanan ataupun pengalihan penahanan atau tetap dilanjutkan penahanannya adalah kewenangan majelis hakim, yang menangani perkara ini,” ungkapnya.

Tim jaksa yang bertugas untuk membuktikan ujaran kebencian Jerinx berjumlah tujuh orang, gabungan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar.

Sebanyak empat jaksa dari Kejati Bali yakni Otong Hendra Rahayu sebagai koordinator, I Bagus Putra Gd Agung, Jaksa Anugrah Agung Saputra, dan Ni Putu Evy Widhiarini.

Tiga jaksa dari Kejari Denpasar, dipimpin langsung Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) I Wayan Eka Widanta, bersama dua anggota lain Made Ayu Citra Maya Sari, dan Ida Bagus Putu Swadharma Diputra.

Jaksa mendakwa Jerinx dengan pasal 28 ayat 2 juncto pasal 45 ayat 2 Undang Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik juncto pasal 64 ayat 1 KUHP atau pasal 27 ayat 3 juncto pasal 45 ayat 3 UU ITE juncto pasal 64 ayat 1 KUHP terancam hukuman enam tahun penjara.[sap]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close