HUMANITIES

Kunjungi Tiga Wilayah, Mensos: Ingin Pastikan Warga Tertangani Baik

Indonesiaplus.id – Tiga daerah di Jawa Tengah dan titik pengungsian dikunjungi oleh Menteri Sosial Juliari P Batubara untuk memastikan warga yang terdampak banjir tertangani dengan baik.

“Sudah berapa lama di sini. Senang di sini atau di rumah. Tetap tabah dan sabar ya. Dan mari kita berdoa, semoga bencana ini segera berlalu,” ujar Mensos di Posko Pengungsian dan Tanggap Darurat di Stadion Hoegeng, Kota Pekalongan, Rabu (26/2/2020) pagi.

Didampingi Wali Kota Pekalongan M Saelany Machfudz, Kapolres Pekalongan Kota AKBP Egy Adrian Suez, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Pekalongan Zainul Arifin dan perwakilan Forkompimda lainnya. Mensos meninjau dapur umum dan para pengungsi yang ada di dalam gedung Stadion Hoegeng.

“Ada 1.776 warga terdampak banjir. Saya harus memastikan warga terdampak banjir tertangani dengan baik dan tadi di serahkan bantuan mudah-mudahan cukup tapi prinsipnya berapapun kebutuhan pengungsi, kita akan cukupi,” tandasnya.

Di Kota Pekalongan, Mensos menyerahkan bantuan secara simbolik berupa beras senilai Rp 705.272.500, bantuan logistik bencana alam Rp324.036.966, serta peralatan kebersihan Rp198.000.000, total Rp 1.227.309.466.

Mensos menyapa pengungsi di Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Pemalang atau tepatnya di posko pengungsian di Masjid Pabrik PT Dupantex, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan.

Pada kesempatan itu, Mensos menyempatkan diri bermain dengan anak-anak pengungsi korban terdampak banjir dan bernyanyi bersama serta bagi-bagi hadiah, sehingga mereka pun terlihat antusias dan merasa terhibur.

“Saya hadir pemerintah pusat untuk memberikan bantuan, karena sesuai arahan Presiden Joko Widodo, negara harus hadir pada saat warga terkena musibah. Saya perlu memastikan, kebutuhan para pengungsi di Kabupaten Pekalongan tercukupi,” ungkapnya.

Selain itu, Mensos mengparesiasi Dupantex karena sudah memberikan tempat pengungsian dan ikut membantu meringankan beban pengungsi. Mensos menyalurkan bantuan total Rp 476.561.054 terdiri dari Bantuan Logistik Tanggap Darurat Tahap 1 Rp 28.313.760 dan Bantuan Logistik Tanggap Darurat Tahap 2 Rp 448.247.294. “Bantuan berupa selimut, kasur, makanan, lauk-pauk siap saji. Semoga bermanfaat,” ucapnya.

Di Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Mensos menyapa dan dan memotivasi pengungsi agar tetap sabar dan tabah. “Semoga bencana segera berlalu, dan kita semua bisa beraktifitas seperti biasa,” katanya.

Mensos menyerahkan bantuan di Kabupaten Pemalang, berupa bantuan Logistik Tanggap Darurat Tahap 1 Rp 23.867.036 dan Bantuan Logistik Tanggap Darurat Tahap 2 R p296.625.294 dengan total Rp 320.492.330.

Juga, Logistik Tanggap Darurat Tahap 1 senilai Rp23.867.036, dan Logistik Tanggap Darurat Tahap 2 senilai Rp448.247.294 total di Kabupaten Pemalang Rp 472.114.330.

Bantuan berupa makanan siap saji dan kebutuhan lainnya seperti selimut, kasur dan tenda untuk mendukung penanganan terdampak banjir di Kabupaten Pemalang.

Di posko bencana, Kementerian Sosial mengerahkan Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makan setiap hari bagi korban banjir.

“Pada intinya kami ikut meringanakn beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir dan mengharapkan pemdan lebih matang mengantisipasi bencana banjir,” harapnya.

Di akhir kunjungan di tiga tempat tersebut, Mensos memutuskan menyapa pengungsi di Desa karang Linggar, Kecamatan Teluk Jambe Barat, Kabupaten Karawang dengan menyusuri rumah warga dengan menumpang perahu karet didampingi Dirjen Linjamsos Harry Hikmat dan dan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana.

Turut diserahkan oleh Mensos secara simbolis berupa biskuit kepada anak-anak di pengungsian dan menyalurkan bantuan logistik tanggap darurat tahap 1 Rp 38.184.300, bantuan logistik tanggap darurat tahap 2 Rp 251.938.784 dengan total bantuan Rp 290.123.084.[mor]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close