HUMANITIES

Gelar Evaluasi Pengabdian Masyarakat di LKS untuk Hasilkan Prototipe dan Role Model Teknologi Pelayanan Rehabos ODHA

Indonesiaplus.id – Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung melakukan Evaluasi Pengabdian Masyarakat di Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Yayasan Kesuma Bongas Indramayu, Sabtu (16/10/21).

Kegiatan evaluasi tersebut merupakan refleksi dari implementasi yang telah diterapkan pada kegiatan pengabdian sebelumnya pada Juni dan September 2021 lalu.

Tujuan evaluasi pengabdian masyarakat untuk melihat gambaran sejauh mana keberhasilan peserta atau orangtua yang memiliki anak yang hidup dengan HIV terkait keterampilan pengasuhan, komunikasi dan pengungkapan status pada anak dengan HIV.

“Kegiatan evaluasi pengabadian masyarakat ini merupakan role model teknologi pelayanan antara Poltekesos Bandung dengan LKS Yayasan Kesuma Bongas, ” ujar Direktur Poltekesos Bandung, Dr. Marjuki, M.Sc., dalam sambutannya.

Ketua Unit Layanan Pengabdian Masyarakat Poltekesos Bandung, Moch. Zaenal Hakim menyatakan, bahwa output dari kegiatatan evaluasi ini agar memberikan feedback menghasilkan prototipe model pengasuhan, cara komunikasi, dan pengungkapan status HIV anak.

“Melalui diskusi bisa diperoleh informasi dari peserta tentang pengalaman keluarga dalam mempraktikkan berbagai teknik pendampingan dan pengasuhan dalam keluarga, serta membangun komitmen bersama untuk tetap memberikan pendampingan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup, kesehatan dan masa depan anak dan keluarga yang lebih baik, ” harap Zaenal.

Tentu saja, kedepan prototipe yang akan dihasilkan dari kegiatan pengabdian masyarakat bisa dipraktikkan dan dikembangkan serta menjadi role model yang dapat diterapkan di tempat lain.

“Pengabdian masyarakat pada tahap evaluasi di LKS Yayasan Bongas merupakan upaya dalam meningkatkan kemampuan dan pengembangan solidaritas antarkeluarga dengan anak dengan HIV. Juga, melalui evaluasi kita bisa melihat kegiatan ini bermanfaat atau tidak dan hal apa yang dikembangkan selanjutnya sehingga program-program terealisasi sesuai dengan kebutuhan, ” tandas Zaenal.

Tim Unit Kajian HIV dan Kesehatan Poltekesos Bandung diketuai oleh Moch Zaenal Hakim, Ph.D bersama Dr. Marjuki, M.Sc.; Krisna Dewi, M.Si, Ph.D.; Dr. Ayi Haryani, M.Pd.; dan Arini Dwi Deswanti, M. Kesos.

Turut hadir dalam kegiatatan tersebut, Ketua Yayasan Kesuma Bongas dan pengurus serta 10 peserta yang merupakan perwakilan ibu-ibu yang memiliki anak dengan HIV.[ama]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close