HUMANITIES

Berikan Bantuan ATENSI Rp 1,1 Miliar, Anggota Komisi VIII DPR RI Apresiasi Menteri Sosial

Indonesiaplus.id – Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini dan Anggota Komisi VIII DPR RI, Samsu Niang menyalurkan Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) kepada Penerima Manfaat dan Yatim, Piatu dan Yatim Piatu yang orang tuanya meninggal akibat Covid-19 di Takalar total Rp.1.113.775.200.

Bantuan ATENSI terdiri dari kewirausahaan bagi 539 penerima manfaat berupa usaha barbershop, usaha klontong, usaha bengkel, usaha service AC dan usaha ternak. Bantuan aksesibilitas untuk 25 penerima manfaat untuk Alat Bantu Dengar (ABD), HP bicara, tongkat penuntun adaptif, laptop bicara, kursi roda, porthese, kruk serta tongkat kaki tiga. 

Juga, ada bantuan kebutuhan dasar bagi 24 penerima manfaat berupa sembako dan nutrisi, serta bantuan anak yatim, piatu dan yatim piatu yang diserahkan langsung Mensos Risma untuk 97 anak yang ditinggal orang tua akibat Covid-19.

“Jadi, kita berikan bantuan setiap bulan untuk mereka agar tetap bisa sekolah. Anak yang belum sekolah akan mendapatkan Rp 300 ribu per bulan dan yang sudah sekolah Rp 200 ribu per bulan,” ujar Mensos Risma.

Di tempat sama, anggota Komisi VIII DPR RI, Samsu Niang meng apresiasi terhadap kinerja Menteri Sosial. “Saya kira ini patut kita apresiasi, cepat dan tanggap menyelesaikan masalah. Salah satunya memanggil himbara, kepala dinas sosial kabupaten/kota, dinas sosial provinsi, pendamping, Polda, itu adalah semua upaya guna mempercepat penyaluran bagi penerima manfaat,” tutur Niang.

Selain itu, Mensos Risma juga selalu memberikan penguatan dan motivasi, salah satunya kepada anak-anak yatim, piatu, dan yatim piatu. “Anak-anak Ibu semuanya. Kalian tidak perlu merasa sendiri, tidak boleh takut, tidak boleh rendah diri. Kalian pasti bisa kalau kalian mau, karena semua diberikan kesempatan untuk berhasil dan sukses,” kata Mensos Risma.

Perasaan haru dirasakan oleh Devina Salsabila (15) yang ditinggal sang Ayah sejak 6 bulan lalu akibat Covid-19, ketika Mensos Risma memberikan semangat dan memberikan kesempatan pada Devina untuk berkirim surat. 

“Saya sangat dekat dengan Alm. Ayah, ia selalu berpesan jika saya ingin menjadi dokter harus semangat belajar dan kejar cita-citamu itu. Harapan saya, saya bisa membahagiakan ibu dan adik saya,” ujar Devina, berkaca-kaca.

Bantuan ATENSI dan kolaborasi dari beberapa Balai dan Loka, yaitu Balai Gau Mabaji Gowa, Balai Nipotowe di Palu, Balai Wirajaya Makassar, Balai Tumou Tou Manado, Balai Todopuli Makassar, Loka Karya Pangurangi Takalar, Loka NAPZA Pangurangi Takalar.

Hal salam dirasakan Aslam Saidina (17), penerima manfaat dari LKSA Amrullah cabang Aisyiyah Lumbung yang menerima bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) berupa usaha barber shop dengan nilai Rp 5 juta.

Pendapatan yang Aslam terima dalam usaha barbershop senilai Rp 250 ribu/hari. “Saya berharap bisa lebih mandiri dan Amrullah Barbershop bisa berkembang,” tutur Aslam, yang juga bercita-cita sebagai seorang tentara.

Acara dihadiri para Pejabat Eselon I di Lingkungan Kemensos, Staf Khusus Menteri, Kepala Dinsos Provinsi, Kepala Dinsos Kabupaten/Kota, serta Kepala Balai UPT Kemensos di Provinsi Sulawesi Selatan.[ama]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close