Bangun Sintergitas dengan LKS, Mahasiswa Poltekesos Dikirim ke Garut
Indonesiaplus.id – Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi diwujudkan oleh Politeknik Kesejahteraan Sossial (Poltekesos) Bandung dengan membangun sinergitas bersama Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), salah satunya yang berada di Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Sinergitas ini sebagai implementasi dari berbagai materi pembelajaran di kelas, dan praktek pengabdian masyarakat.
Konkret kegiatan berupa menerjunkan mahasiswa ke berbagai LKS sebagai pelayanan sosial adalah inisiatif dari Program Studi Pekerjaan Sosial, sebagai respon atas perkembangan berbagai jenis permasalahan sosial yang terjadi saat ini di Indonesia.
Di LKS memiliki banyak ragam pelayanan sosial, baik layanan lanjut usia anak, narkoba, HIV/AIDS, ataupun yang sifatnya memberdayakan semisal untuk pengentasan kemiskinan.
“Selama ini LKS telah banyak membantu dalam hal seperti mendata, menangani dan menyelesaikan beragam masalah sosial, ” ujar Ketua Prodi Pekerjaan Sosial Poltekesos, Aep Rusmana saat pengantaran mahasiswa ke lokasi praktek lapangan.
Hal senada disampaikan oleh Sekretaris Prodi Pekerjaan Sosial, Denti Kardenti, bahwa sesuai arahan dari Menteri Sosial pola penanganan masalah sosial sekarang bersifat multilayanan, tidak mengkhususkan satu masalah sosial saja.
“Poltekesos saat ini menjadi pusat koordinasi, komunikasi dan penyelesaian masalah sosial yang terjadi di berbagai wilayah. Tentunya menjadi penting dilakukannya praktek lapangan ini agar para mahasiswapun menjadi terdidik dan terlatih, ” kata Denti.
Salah seorang Koordinator Dosen Praktek Lapangan, Bambang Rustamto menyatakan seiring dengan berubahnya tugas dan fungsi menjadi multilayanan, membawa konsekuensi logis pada kompetensi, kapabilitas, kapasitas dari sumber daya manusia, belum lagi dukungan sarana dan prasarana.
Pada kesempatan tersebut, Aep Rusmana menambahkan, bahwa LKS ini dijadikan tempat studi lapangan mahasiswa Poltekesos agar diperoleh simbiosis mutualisme ada saling penguatan pembelajaran dalam mengenal, mendata, menangani serta menyelesaikan masalah sosial.
Studi lapangan ini berlangsung selama tiga hari dengan dirancang colaborative action mulai dari aspek manajemen, praktek dan dibuat parameter untuk dijadikan platform dalam menjalankan tugas dan fungsi yang baru.
“Poltekesos sebagai institusi tidak terpisahkan Kementerian Sosial, dalam lingkup pendidikan tinggi senantiasa menjadi partner dinamis bagi LKS untuk mewujudkan harapan publik dalam mengatasi dan menyelesaikan beragam permasalahan sosial, “pungkas Aep.[ama]





