ECONOMY

Rekomendasi 11 Saham Unggulan Saat IHSG Dibuka Anjlok 1,38 Persen

Indonesiaplus.id – Pembukaan perdagangan pagi ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini tergelincir ke zona merah usai kemarin ditutup positif di atas level 6.100.

Dibuka melemah 84,49 poin atau 1,38 persen ke 6.033. IHSG di pembukaan perdagangan Kamis (19/8/2021), tercatat sebanyak 102 saham menguat, 222 saham melemah, dan 188 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp921,7 miliar dari 1,6 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

Indeks LQ45 turun 10,02 poin atau 1,15 persen ke 859,90, indeks JII turun 4,37 poin atau 0,81 persen ke 538,43, indeks IDX30 turun 5,22 poin atau 1,13 persen ke 457,28, dan indeks MNC36 turun 3,42 poin atau 1,16 persen ke 290,41.

Berbagai saham yang masuk top gainers, yaitu PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) naik Rp33 atau 24,09 persen ke Rp170, saham PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) naik Rp18 atau 20,00 persen ke Rp108.

Saham PT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI) naik Rp19 atau 15,83 persen ke Rp139. Sedangkan saham-saham yang masuk top losers, antara lain saham PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) turun Rp40 atau 6,84 persen ke Rp545, saham PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) turun Rp16 atau 6,67 persen ke Rp224, dan saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) turun Rp55 atau 6,63 persen ke Rp775.

Kemarin, IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 30,24 poin atau 0,50 persen ke level 6.118. Sementara hari ini, diperkirakan akan berada di kisaran 6.068-6.179.

Menurut analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi bahwa secara teknikal pergerakan IHSG terkonsolidasi dan mencoba bertahan pada trend bullish jangka panjang dan Moving Average 50 hari serta 20 hari.

Juga, Chart pattern berpotensi membentuk pola head and shoulders yang dikonfirmasi apabila IHSG break out level support MA50 sebagai neckline.

“Terdapat indikator stochastic dan RSI bergerak terkonsolidasi pada area middle oscillator. Indikator MACD bergerak mendatar dengan histogram yang menguat, sehingga secara teknikal pergerakan IHSG masih akan tertahan dan berpotensi melemah menguji kembali level support MA20 dan MA50 dengan rentang pergerakan 6.068-6.179,” ujar Lanjar melalui risetnya, Kamis (19/8/2021).

Sedangkan, berbagai saham yang dapat dicermati secara teknikal, di antaranya ANTM, ASRI, BSDE, CPIN, CTRA, ICBP, MIKA, SCMA, SILO, TBIG, dan TOWR.[tat]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close