ECONOMY

Perdagangan Harga Emas Global Stagnan dan PT Antam Turun Rp 2.000/Gram

Indonesiaplus.id – Perdagangan harga emas internasional dibuka stabil dan tak banyak bergerak pada Jumat pagi. Kondisi tersebut disebabkan melemahnya dolar dan imbal hasil obligasi AS turun sehingga mengangkat daya tarik emas.

Harga emas di pasar spot stabil di level US$1.794,09 per ons. Sedangkan, emas berjangka AS turun tipis di level 0,1 persen ke level US$1.795,50 per ons.

Di luar data tenaga kerja AS yang telah pulih, namun pihak Federal Reserve akan mulai mengurangi pembelian obligasi bulanannya pada bulan depan. Hal itu karena data inflasi dan langkah tepat yang harus dilakukan saat ini.

Saat ini, jumlah warga Amerika yang mengajukan klaim baru tunjangan pengangguran turun di bawah 300.000 minggu lalu untuk pertama kalinya dalam 19 bulan.

Sementara itu, dari Tanah Air harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini dibanderol Rp 926 ribu per gram. Harga tersebut tercatat turun Rp2.000 per gram dibandingkan perdagangan kemarin.

Seperti dikutip dari data Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam ditetapkan Rp817 ribu per gram. Harga itu turun Rp2.000 per gram dibanding perdagangan kemarin.

Harga jual emas berdasarkan ukuran, yakni lima gram dijual Rp4,40 juta, 10 gram Rp8,75 juta, 25 gram Rp21,76 juta, dan 50 gram Rp43,44 juta.

Emas 100 gram dibanderol Rp86,81 juta, 250 gram Rp216,76 juta dan emas 500 gram Rp433,32 juta.

Sedangkan, untuk ukuran emas terkecil dan terbesar yang dijual Antam pada hari ini, yaitu 0,5 gram dibanderol Rp513 ribu dan 1.000 gram senilai Rp866,6 juta.

PT Antam sendiri mencatat ukuran emas 250 gram dan 500 gram pada hari ini sedang tidak tersedia di butik logam mulia.[tat]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close