ECONOMY

Diprediksi Generasi Z Tak Tertarik Miliki Mobil Pribadi, Kenapa?

Minggu, 10 Desember 2017

Indonesiaplus.id – Saat ini, perusahaan mobil harus putar otak agar produk mereka tetap dibeli masyarakat. Pasalnya, beredar kabar generasi yang lahir pada 2.000-an saat internet hadir (Generasi Z), tidak tertarik lagi untuk menggunakan mobil pribadi.

Menurut Sheryl Connelly yang merupakan seorang analis untuk perusahaan Ford Motor Co, bahwa Generasi Z adalah game changer. Mereka tidak terlalu peduli dengan kepemilikan kendaraan, dan mereka tidak melihat kendaraan mereka akan menjadi sebuah simbol status. Bisa dikatakan mereka merupakan konsumen yang cerdas.

Dari tiga besar produsen mobil Amerika Serikat, Ford, Fiat Chrysler, dan General Motors (GM), menyatakan mereka tidak lagi hanya membuat mobil. Setiap perusahaan mobil besar sedang mencoba membuat perubahan seperti, car sharing, ride hailing, atau self driving.

Saat ini GM memiliki aplikasi new car sharing yang disebut Maven. Menurut Direktur Eksekutif Mobilitas Maven, Peter Kosak, perusahaan menggabungkan mobil baru GM yang diciptakan untuk generasi milenium dan Gen Z. “Kami perlu menciptakan merek baru karena ini tentang akses dan belum tentu tentang kepemilikan,” ujarnya.

Sedangkan Ford, baru-baru ini memulai layanan sepeda yang akan dijual untuk orang yang tidak berminat membeli mobil.

Susan Shaheen, peneliti transportasi di University of California, Berkeley, bahwa ini bukan kabar buruk bagi perusahaan mobil. Jika Generasi Z belum memikirkan untuk memiliki mobil, sebenarnya itu merupakan awal untuk membeli mobil.

Industri mobil berharap bisa menghadirkan mobil di masa depan, meski itu bukan prioritas untuk saat ini.

Sementara itu, Associated Press melaporkan bahwa, tahun lalu generasi milenium mulai membeli mobil dalam jumlah besar dan itu merupakan sebuah keterlambatan.

“Kami berpikir sebagai usia Generasi Z, jika memutuskan untuk menikah dan memiliki anak, paling tidak akan memiliki satu kendaraan di rumah,” tutur analisis Autotrader.

Pendapat tersebut dibantah oleh seorang Generaso Z yang mengatakan bahwa tidak memikirkan hal itu karena ada taksi online dan juga kendaraan umum.[Sal]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close