SPORTS

Malam Ini, Anies Temui Jokowi Bahas Formula E di Jakarta

Indonesiaplus.id – Untuk membahas rencana penyelenggaraan Formula E di Ibu Kota, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bakal menemui Presiden Joko Widodo pada Senin (10/2/2020) malam.

Kepala Dinas Bina Marga DKI, Hari Nugroho, mengatakan bahwa Anies bakal bertemu Jokowi terkait ajang balapan mobil listrik itu. Sedangkan, formula E rencananya akan diselenggarakan di Monas, Juni 2020.

“Malam ini, Insya Allah Pak Gubernur mau bertemu Pak Presiden, ” ujar Hari di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (10/2/2020).

Gubernur, kata Hari, bakal bertemu dengan Jokowi terkait empat syarat dari Pemerintah Pusat supaya Formula E digelar di Monas.

Jokowi akan memberi keterangan langsung tentang penggunaan Monas sebagai cagar budaya, untuk ajang balapan mobil listrik. “Pak Gubernur mau minta penjelasan catatan itu kira-kira apa saja,” katanya.

Selain itu, Hari menandaskan bahwa Pemprov DKI akan memberi keterangan resmi jika kesepakatan dengan pemerintah pusat sudah tuntas.

DKI mengkaji lokasi lain, seperti area Gelora Bung Karno (GBK) yang dimiliki pemerintah pusat, sebagai lokasi alternatif Formula E. “Saya tidak bisa beri statement sebelum keputusan final. Nanti kalau sudah final, baru kita rilis,” ungkpanya.

Soal rencana pertemuan Anies-Jokowi tidak ada dalam agenda resmi gubernur DKI hari ini. Namun diketahui, sebagai kepala daerah, Anies direncanakan menyambut Jokowi yang tiba dari kunjungan kerja (kunker) di Australia, di Bandara Halim Perdanakusuma Senin malam nanti.

Sebelumnya, Sekretariat Negara (Setneg) memberi gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan empat syarat sebelum Pemprov DKI bisa menggelar Formula E di kawasan Monumen Nasional (Monas).

Konfirmasi Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) Setya Utama soal izin diberikan melalui surat bernomor B-3/KPPKM/02/2020 tertanggal 7 Februari 2020 yang ditandatangani Mensesneg Pratikno.

“Informasi tentang surat Komisi Pengarah tanggal 7 Februari tersebut betul,” ujar Setya di Jakarta, Senin (10/2/2020).

Ada empat syarat penyelenggaraan Formula E di Monas, seperti dikutip dari surat Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka:

Pertama, dalam merencanakan konstruksi lintasan tribun penonton dan fasilitas lainnya harus dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, antara lain UU No 11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya.

Kedua, menjaga keasrian, kelestarian vegetasi pepohonan dan kebersihan dan kebersihan lingkungan di kawasan Medan Merdeka.

Ketiga, menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar kawasan Medan Merdeka. Keempat, melibatkan instansi terkait guna menghindari perubahan fungsi, kerusakan lingkungan dan kerusakan cagar budaya di kawasan Medan Merdeka.[was]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close