NATIONAL

Selama Covid-19 Penipuan Online Melonjak dengan Modus Penjualan APD

Indonesiaplus.id – Di tengah wabah pandemi covid-19, tindak penipuan online menunjukkan peningkatan, terutama terkait penjualan Alat Pelindung Diri (APD).

Salah satunya terjadi di wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota dan tercatat ada 50 kasus penipuan online penjualan APD yang dimanfaatkan oleh masyarakat.

“APB seperti sarung tangan, masker, hand sanitizer yang dijual fiktif,” ujar Kasat Reskrim Polres Bekasi Kota, AKBP Arman, Kamis (9/4/2020).

Pembeli tertarik barang, kata Arman, yang di tawarkan oleh penjual dengan harga yang murah. “Motif penipuan terjadi karena ada tawaran-tawaran yang menarik tentang penjualan yang lebih murah dari biasanya, padahal untuk saat ini sangat dibutuhkan,” katanya.

Sehingga, pembeli tertarik untuk membeli barang-barang tersebut dan barangnya fiktif. Jajaran kepolisian sangat sulit melacak penipuan tersebut. Sebab, para pelaku penipuan tersebut juga menggunakan rekening fiktif.

“Kita dapat alamatnya dan ternyata alamatnya fiktif, itu kan mentok lagi tuh. Rekening fiktif juga memudahkan para pelaku melakukan aksinya untuk menipu online,” ungkapnya.

Karena itu, Arman menghimbau pembeli jika ingin membeli alat kesehatan, seharunya cash on delivery (COD).
Juga, jika masyarakat ingin membeli melalui aplikasi online usahakan COD pada saat barang sudah sampai baru membayarnya.

“Para pelaku dan jaringan penipuan yang berbasis online akan dengan dijerat Pasal UU ITE, ” pungkasnya.[sap]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close