NATIONAL

Rekayasa Lalin Di Sekitar Gedung MK Jelang Pembacaan PHPU

Kamis, 27 Juni 2019

Indonesiaplus.id – Dijadwalkan hari ini, Kamis (27/6/2019), Mahkamah Konstitusi (MK) akan membacakan putusan Kasus Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali melakukan penutupan Jalan Medan Merdeka Barat arah ke depan Gedung MK, Gambir, Jakarta Pusat.

Menurut Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakkan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi M. Nasir, mengingat MK adalah obyek vital. Semua dilakukan tak lain menghindari hal-hal yang tak diinginkan. “Obyek utama adalah MK dan obyek vital lainnya,” katanya.

Polisi menyiapkan rencana pengalihan arus lalu lintas agar pengendara lain tidak terganggu aktivitasnya. Meski begitu, dia menyebut pengalihan arus lalin bersifat situasional mengikuti kondisi di lapangan.”Situasional untuk pengalihan arus,” katanya.

Rekayasa lalu lintas yang sudah disiapkan Ditlantas Polda Metro Jaya:

1. Arus lalu lintas dari Jalan MH Thamrin menuju Jalan Medan Merdeka Barat dialihkan ke kiri maupun kanan ke
Jalan Kebon Sirih.

2. Arus lalu lintas dari Jalan Fachrudin menuju Jalan Budi Kemuliaan diluruskan ke Jalan Abdul Muis dan arus lalu lintas dari Jalan Abdul Muis menuju Jalan Budi Kemuliaan diluruskan ke Jalan Fachrudin.

3. Arus lalu lintas dari Jalan Abdul Muis menuju Jalan Museum diluruskan ke Jalan Majapahit atau Jalan Fachrudin.

4. Arus lalu lintas dari Jalan Hayam Wuruk menuju Jalan Majapahit dialihkan ke Jalan IR H Juanda.

5. Arus lalu lintas dari Jalan Veteran Raya menuju jalan Majapahit diluruskan ke Jalan Suryo Pranoto maupun ke kanan Jalan Hayam Wuruk.

6. Arus lalu lintas dari Jalan Veteran Raya menuju Jalan Veteran III diluruskan ke arah Harmoni.

7. Arus lalu lintas dari Jalan Medan Merdeka Timur menuju Jalan Medan Merdeka Utara dibelokkan ke kanan Jalan Perwira.

8. Arus lalu lintas dari Jalan M Ridwan Rais menuju Jalan Medan Merdeka Selatan diluruskan ke Jalan Medan Merdeka Timur.[sap]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close