NATIONAL

Mutasi TNI Besar-besaran Paspampres Dijabat Menantu Luhut

Jumat, 30 November 2018

Indonesiaplus.id – Mutasi jabatan di lingkungan TNI dilakukan Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Salah satunya menantu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, Brigjen TNI Maruli Simanjuntak dimutasi menjadi Danpaspampres.

Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) diisi oleh Mayjen TNI Besar Harto Karyawan. Mutasi jabatan tersebut dilakulan berdasarkan SK Panglima TNI Nomor Kep/1240/XI/2018.

SK pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI dikeluarkan pada 29 November 2018. Telah ditetapkan mutasi jabatan 81 Perwira Tinggi (Pati) TNI terdiri, 45 Pati TNI AD, 16 Pati TNI Angkatan Laut (AL), dan 20 Pati TNI Angkatan Udara (AU).

Mutasi dilakukan untuk memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier Pati, serta mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis. TNI melakukan upaya peningkatan kinerja melalui mutasi dan promosi jabatan personel di tingkat Perwira Tinggi TNI.

Panglima TNI sebelumnya, melaksanakan serah terima jabatan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yang baru. Jenderal TNI Andika Perkasa, selaku KSAD baru, diminta untuk segera melakukan konsolidasi internal di TNI AD. Hadi meminta Andika segera menyesuaikan diri dan melanjutkan program kerja.

“Tentunya Jenderal Andika akan segera mengonsolidasi internal untuk menyesuaikan diri. Utamanya melanjutkan program kerja di tahun 2018 dengan menyusun 11 program prioritas,” ujar Panglima usai Upacara Serah Terima Jabatan KSAD di Mabes TNI AD, Jakarta Pusat, Kamis (29/11/2018).

Pihaknya yakin KSAD baru ini dapat membawa TNI AD ke arah yang lebih profesional dan solid. Mantan Kepala Staf Angkatan Udara tersebut merasa seperti itu karena melihat pengalaman yang dimiliki oleh Andika selama menjalankan tugasnya di TNI AD.

“Pengalaman penuh di kegiatan TNI AD, khususnya sebagai Pangkostrad dan sebelumnya sebagai Dankodiklatad memiliki pengalaman untuk membawa AD yang berprofesional dan solid sesuai harapan kita semua,” harapnya.

Hadi menuturkan, hari ini Jenderal TNI Mulyono, telah selesai melaksanakan tugasnya sebagai KSAD. Mulyono telah menunjukkan dedikasi membentuk TNI AD profesional dan modern. Hadi mengingat kegiatan terakhirnya dengan Mulyono di Situbondo, kemarin.

“Terakhir kami melaksanakan latihan kordinasi bantuan tembakan. Saya nilai, TNI AD khususnya, telah menunjukan profesionalisme yang tinggi dalam pelaksanaan tugas, khususnya bantuan tembakan,” katanya.

Pagi ini, serah terima pejabat KSAD dari Jenderal TNI Mulyono kepada penggantinya Jenderal TNI Andika Perkasa, telah dilakukan. Di tubuh TNI, serah terima jabatan adalah hal yang wajar untuk memenuhi remunisasi pimpinan.

“Berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI tanggal 22 November telah menerima tugas dan wewenang tugas sebagai KSAD,” ujar Andika saat melapor kepada Panglima TNI pada Upacara Serah Terima Jabatan KSAD di Markas Besar TNI AD, Jakarta Pusat, Kamis (29/11/2018).[sap]

Related Articles

Back to top button