NATIONAL

Daerah Dilintasi Patahan Aktif Perlu Ditata oleh Pemerintah

Senin, 1 Oktober 2018

Indonesiaplus.id – Pada ruang di daerah yang dilintasi patahan aktif, seperti di lempeng Palukoro, Sulawesi yang selalu bergeser empat centimeter setiap tahunnya diminta untuk agar pemerintah menatanya.

Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi menyarankan di lokasi patahan aktif, tidak didirikan bangunan startegis.

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami PVMBG Badan Geologi, Sri Hidayati, mengatakan, jika tetap mendirikan bangunan di lokasi patahan aktif harus bergeser beberapa meter. Karena dipastikan bangunan itu roboh akibat pergerakan patahan aktif.

“Mulai menyosialisasikan bangunan yang tahan gempa. Itu sebaiknya mulai kita pikirkan, kita mulai informasikan lebih ke masyarakat,” ujar Sri, Minggu (30/9/2018).

Lempeng aktif Palukoro, kata Sri, terdiri dari beberapa segmen dari Selat Makasar, Palu sampai Saluti. Namun pergerakan segmen tersebut memiliki perbedaan tersendiri jika dilihat dari sisi dermafologi.

Untuk mekanisme lempeng aktif yang terbagi dalam beberapa segmen hampir serupa. Patahan aktif dari lempeng Palukoro disebutkan oleh Sri sangat jelas terlihat, seperti terbentuknya tebing di kawasan Palu.

“Memang saya kira patahannya kelihatan di darat, juga jika ditarik garis lurus dilihat dari peta,” pungkasnya.[Sap]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close