HUMANITIES

Tim Arkeolog Diduga Telah Menemukan Lokasi Taman Eden

Rabu, 10 April 2019

Indonesiaplus.id – Dilaporkan tim arkeologis kemungkinan telah menemukan lokasi Taman Eden, yang termaktub di Alkitab, berkat penemuan di Timur Tengah. Begitu klaim sebuah film dokumenter.

Di dalam Alkitab taman eden dijelaskan dalam Kitab Kejadian. Taman ini muncul dalam narasi yang mengelilingi  Nabi Adam dan Hawa, yang ditempatkan di sana untuk menjaga Pohon Kedidupan, sebelum tergoda oleh ular untuk memakan buah dari pohon terlarang yang membuat mereka diusir.

Hingga kini, banyak arkelog yang telah mencari lokasinya berdasarkan petunjuk yang diberikan dalam Alkitab tetapi pertanyaan yang sudah lama diketahui mungkin memiliki jawaban yang jelas sejak hari pertama.

Petunjuk dari Kitab Kejadian bahwa Taman Eden terletak di selatan Mesopotamia, yang sekarang dikenal sebagai Irak.

Petunjuk tersebut mereferensikan bahwa sungai Tigris dan Eufrat, menunjukkan bahwa lokasi yang dimungkinkan adalah kepala Teluk Persia.

Namun, ketika para arkeolog menggali daerah itu, mereka terkejut, hal itu terungkap selama seri The Story of God karya Morgan Freeman.

“Ini adalah situs berusia 11.000 tahun yang terletak di antara sungai Tigris dan Eufrat. Lokasi Eden berdasarkan Alkitab – tetapi itu disebut Gobekli Tepe,” ujarnya pada 2017 lalu.

Kemudian Freeman berbicara dengan Lee Clare, seorang arkeolog dari University of Cologne, yang kemudian memimpin sebuah tim yang berusaha untuk sampai ke dasar misteri.

“Kita sekarang berada di selungkup D, yang paling terpelihara yang kita miliki di sini. Jadi, kami memiliki data radiokarbon dan mereka kembali pada 9.400 SM,” ujarnya.

“Terdapat dua pilar utama yang berdiri di tengah-tengah bangunan oval bundar dan di dinding yang mengelilinginya, secara berkala, kita melihat pilar-pilar ‘T’ yang lebih kecil,” imbuhnya seperti dikutip dari Daily Express, Rabu (10/4/2019).

Menurut Clare bahwa patung itu mungkin signifikan. “Mereka bisa menjadi laki-laki atau mereka bisa menjadi  dewa,” katanya.

“T adalah kepalanya, dan kemudian kita memiliki sisi yang lengannya turun, kamu bisa melihat sabuk gesper.  Mereka bisa menjadi Dewa pertama yang disembah orang,” terangnya.

Penemuan itu terjadi setelah klaim serupa dibuat setelah sebuah penemuan di Gereja Makam Suci.

Arkeolog Jodi Magness mengklaim tempat di mana Yesus disalib juga merupakan tempat pemakaman Nabi Adam. Magness menambahkan bahwa ini berarti Taman Eden sebenarnya adalah metafora untuk kehadiran Tuhan.

“Ya, versi cerita yang berakhir di Kitab Kejadian tampaknya menempatkan Taman Eden di suatu tempat di Mesopotamia,” ujarnya pada 2017.

“Tetapi saya pikir Adam memiliki hubungan yang sangat istimewa dengan Yerusalem. Taman Eden, atau Firdaus, dikonseptualisasikan sebagai tempat di mana kehadiran Allah tinggal,” ujarnya.

Namun, pada Yudaisme awal dan zaman Yesus, kehadiran Allah berdiam di bait suci, dan karenanya mengapa Yerusalem dipahami sebagai Eden (pada waktu itu).

Magness ditanya apakah dia percaya Taman Eden sebenarnya adalah metafora untuk awal kehidupan dan, pada kenyataannya, di mana pun kehadiran Tuhan.

“Ya, ya – tentu saja. Adam adalah manusia pertama dan, dalam bahasa Ibrani, kata ‘Adam’ berarti ‘manusia,” terangnya.

Selain itu, jika kamu melepas ‘a’, kau akan mendapatkan ‘dam’, dalam bahasa Ibrani yang berarti ‘darah. “Dan jika kamu menambahkan ‘ah’ di akhir, ‘adamah’ berarti tanah,” pungkasnya.[mor]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close