HUMANITIES

Melebihi Target, Mensos: PKH dan BPNT Sukses Turunkan Angka Kemiskinan

Indonesiaplus.id – Kementerian Sosial mencatat hingga November 2019 sudah menggraduasi 1,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH), melebihi target 800 ribu sampai akhir 2019.

Capaian ini menunjukkan program bantuan sosial PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) telah memberikan bukti nyata dan dampak positif dalam mengatasi angka kemiskinan.

“Program bansos PKH atau BPNT telah terbukti berkontribusi untuk penurunan angka kemiskinan di Indonesia,” ujar Menteri Sosial Juliari P. Batubara saat kunjungan kerjanya di Kota Manado, Sulawesi Utara, Selasa (19/11/2019).

Pencapaian ini merupakan hasil dari kontribusi semua pihak terkait, termasuk pemerintah daerah (pemda). “Mudah-mudahan dapat menginspirasi KPM yang lain untuk berlomba-lomba graduasi dari program,” harapnya.

Pemberian bantuan sosial dalam PKH ada pemberdayaan, sehingga KPM PKH yang telah graduasi mendapatkan pemberdayaan sosial seperti KUBE, kewirausahaan, UMI, Mekar, KUR dan program lainnya.

Terkait Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Mensos mendorong potensi yang ada di Kementerian Sosial sebagai ujung tombak penyelenggaraan kesejahteraan sosial di daerah yang berkontribusi menekan angka kemiskinan.

“Saya yakin di Provinsi Sulawesi Utara sudah berada pada jalur yang tepat mengurangi kemiskinan,” tandasnya.

Sebagai relawan yang hadir di setiap kecamatan yang berjumlah 7.201 orang, jiwa relawan tanpa pamrih dimiliki oleh TKSK yang menyesuaikan tuntutan kecepatan informasi berbasis digital.

“TKSK mampu melaksanakan upaya penanganan permasalahan sosial yang ada di masyarakat dengan tepat, menyesuaikan tuntutan,” katanya.

Kemiskinan di Sulut Maret 2019 sebesar 7,66% terendah se-Sulawesi bahkan lebih rendah dibandingkan angka kemiskinan nasional 9.41%. Ada 191.700 orang di Sulawesi yang hidup pra sejahtera, sedangkan PKH dengan tahap IV menjangkau 92.364 keluarga.

“Tahun ini, bantuan Sosial PKH telah disalurkan untuk Provinsi Sulawesi Utara Rp 323.435.200.000. Untuk bantuan tahap IV telah disalurkan 100%, sebanyak 99% KPM telah mencairkan bantuannya, ” tandas Mensos.

Hadir dalam acara tersebut, Dirjen Rehabilitasi Sosial Edi Suharto, Dirjen Pemberdayaan Sosial Pepen Nazaruddin, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat, serta pejabat Kementerian Sosial, serta Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey.[mor]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close