HEALTH

4 Cara Jitu Nikmati Pensiun Kaya Raya, Anda Mau?

Indonesiaplus.id – Usai bekerja bertahun-tahun dan melewati tahap dalam karier, seorang pekerja ada saatnya memasuki masa pensiun. Namun, sudahkah Anda menyiapkan masa pensiun yang bahagia, sehat dan kaya raya.

Selagi Anda bekerja perlu dipersiapkan masa pensiun yang akhirnya pensiun bisa dinikmati. Dilansir Jumat (10/1/2020), dari Forbes ada beberapa langkah untuk pensiun kaya raya:

Miliki pemasukan lain
Sebelumnya memperoleh gaji tetap, Anda juga harus mencari pemasukkan lainnya. Anda dapat bekerja paruh waktu atau bekerja lepas (freelance).

Jika Anda merasa sulit memahami pasar saham atau wall street, cara di atas cukup ampuh untuk menumpuk kekayaan di dalam dompetmu.

Walau begitu, Anda harus mempertimbangkan untuk berinvestasi. Misalnya untuk membeli surat obligasi, walau

berisiko tinggi tetapi pengembaliannya termasuk tinggi. Usahakan investasi milik Anda adalah investasi yang mudah dipahami.

Tidak rekomendasi beli asuransi jangka panjang
Memang bagus asuransi untuk mencegah hal-hal yang tidak bisa diprediksikan. Namun, Anda juga harus menghitung-hitung pembayaran terhadap asuransimu.

Jika membayar asuransi terlalu mahal, bisa saja Anda tidak sanggup membayarnya karena keuangan yang sulit. Akibatnya, Anda tidak dapat mencairkan premi.

Anda dapat membayar tarif asuransi yang biasa-biasa saja dengan mempertimbangkan kondisi keuangan di masa depan yang tidak bisa diprediksikan.

Sebaiknya hindari kredit jangka lama
Memang kredit pada masa dulu adalah kunci untuk kaya. Namun, sekarang pembeli tidak akan mendapatkan keuntungan dari mengkredit.

Untuk membeli properti, sulit sekali untuk menghindari kredit. Jika Anda mau membeli rumah boleh-boleh saja. Setelah itu, Anda harus memprioritaskan pembayaran kredit rumah sebagai prioritas.

Silakan, ukur kebahagian Anda
Usai menuju berbagai langkah pensiun yang bahagia, Anda harus menanyakan kepada diri Anda sendiri apakah merasa bahagia.

Lalu, tanyakan pula apakah Anda sehat? Apakah Anda bahagia? Apakah keuangan Anda aman?[was]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close