GLOBAL

Pusat Topan AS: Barbados Bersiap Hadapi Badai Tropis Dorian

Indonesiaplus.id – Pada Ahad (25/8/2019), Pusat Topan Nasional Amerika Serikat (AS) mengatakan badai Dorian dengan kecepatan tertinggi 85 kilometer per jam berada pada jarak sekitar 442,5 kilometer dari tenggara pulau Barbados, tempat peringatan badai tropis tersebut dipasang.

Badai Tropis Dorian tersebut, menguat dalam perjalanan menuju pulau Barbados di kepulauan Karibia, yang berpotensi mencapai menjadi badai topan pada hari Selasa.

Bergerak ke barat dengan kecepatan 22,5 km/jam dan diperkirakan akan mencapai pulau Barbados pada Senin malam atau Selasa pagi waktu setempat.

Peringatan dini terhadap badai tropis telah dipasang di sejumlah pulau Karibia lainnya, termasuk St. Lucia, St. Vincent dan Grenadines, Grenada, dan Martinik.

“Malam ini peringatan tambahan bisa dikeluarkan untuk bagian-bagian Kepulauan Windward dan Leeward,” tulis ahli Badai Senior Jack Beven dalam peringatannya, seperti dikutip Bloomberg.

Sementara itu di Puerto Riko dan Hispaniola [Republik Dominika dan Haiti] harus memantau kemajuan badai Dorian.

Saat ini, diperkiraan membawa badai Dorian melintasi Hispaniola pada akhir pekan dan jika itu berlaku, badai bisa terganggu oleh pegunungan, kata Dan Pydynowski, seorang ahli meteorologi dari AccuWeather Inc.

Kendati memiliki kecepatan angin yang lebih lemah dari angin topan, namun badai tropis masih menyebabkan kerusakan yang luas. Pada Agustus 2015, Badai Tropis Erika menewaskan sedikitnya 30 orang dan mengakibatkan 574 orang kehilangan tempat tinggal saat menyapu Dominika.

Pada 2017, Badai Maria yang terkenal karena kehancuran di Puerto Rico dan Kepulauan Virgin AS, menyebabkan kerusakan yang sangat besar ketika melanda Dominika sebagai badai Kategori 5.

Untuk musim badai berlangsung dari 1 Juni hingga 30 November, tetapi puncak musim sedang terjadi sekarang dan akan berlanjut hingga awal Oktober.

Badai Atlantik diawasi ketat lantara bisa mengganggu pasar gas alam, minyak dan pertanian, serta mengancam miliaran dolar di real estat baik di AS maupun di seluruh kawasan, termasuk Kepulauan Karibia yang sangat bergantung dengan pariwisata.

Data Energy Information Administration AS, untuk wilayah Teluk Meksiko menyumbang 16 persen dari output minyak mentah dan kurang dari 3 persen gas alam kering AS. Lebih dari 45 persen kapasitas pemurnian dan 51 persen pemrosesan gas berada di sepanjang pantai Teluk.

Sedangkan di akhir Agustus hingga awal Oktober, badai yang terbentuk antara Kepulauan Windward dan Cabo Verde di lepas pantai Afrika seringkali menjadi yang terkuat dan paling mematikan dari musim badai Atlantik.[fat]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close