GLOBAL

Kunjungi Rakhine, Menlu Retno L Marsudi Resmikan Dua Sekolah

Minggu, 22 Januari 2017

Indonesiaplus.id – Kunjungan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi kembali ke Sittwe, Rakhine, Myanmar untuk meresmikan dua sekolah yang dibangun dari donasi rakyat Indonesia.

Menlu tiba di Yangon, Jumat (20/1/2017) pagi waktu setempat, langsung menuju Sittwe, Rakhine State. Kunjungan ini merupakan yang ketiga kali sejak dua bulan terakhir.

Selain itu, Menlu akan menyampaikan bantuan kemanusiaan Indonesia, berupa 10 kontainer makanan dan pakaian, yang secara langsung telah dilepas Presiden Joko Widodo pada 29 Desember 2016.

Kunjungan dua hari itu, Retno telah melakukan serangkaian pertemuan dengan Permanent Secretary Kementerian Luar Negeri Myanmar, Kepala Perwakilan UNHCR dan UNDP, serta Anggota Advisory Commission on Rakhine State.

Mengawali kunjungan, Menlu Retno bertemu dengan Permanent Secretary Kemlu Myanmar U Kyaw Zeya. Pada pertemuan itu, Menlu menyampaikan beberapa perkembangan terbaru khususnya perkembangan dari pertemuan OKI di Kuala Lumpur.

Sebelum mengunjungi Myanmar, Menlu menghadiri Sidang Istimewa Tingkat Menteri OKI di Kuala Lumpur yang membahas mengenai isu Rakhine State. Pemerintah Myanmar menyambut baik kunjungan Menlu dan menyampaikan apresiasi positif berbagai inisiatif Indonesia dalam mendukung pembangunan Myanmar.

Melalui perwakilan UNHCR dan UNDP dan Anggota Advisory Commission on Rakhine State, pertemuan mambahas perkembangan terakhir menyangkut situasi kemanusiaan di Rakhine State. Wakil dari UNHCR dan UNDP menyampaikan bahwa porgram kemanusiaan UN telah kembali dilakukan di beberapa wilayah di Rakhine State. Sedangkan Anggota Advisory Commission on Rakhine State menyampaikan kemajuan dalam penyusunan laporan Komisi yang dipimpin oleh mantan Sekjen PBB, Kofi Anan.

Juga, Menlu berkesempatan mengunjungi Indonesian International School Yangon. Di Indonesian International School Yangon, Menlu RI disambut siswa SD, SMP dan SMA dari 34 negara. Para siswa mempersembahkan tari Saman untuk Menlu. Sekolah Indonesian International School Yangon dibuka sejak tahun 1967 dan saat ini ada 549 siswa.[Fat]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close