GLOBAL

Korban Sipil Terus Meningkat di Yaman, DK PBB Mengutuk Keras

Jumat, 29 Desember 2017

Indonesiaplus.id – Usai 1.000 hari konflik Yaman, Dewan Keamanan (DK) PBB mengeluarkan sebuah pernyataan, bahwa meningkatnya korban sipil adalah bukti ketidakpedulian dari semua pihak yang terlibat dalam peperangan tersebut.

Koalisi pimpinan Arab Saudi yang bertempur di Yaman menanggapi dengan mengatakan bahwa pernyataan tersebut bias dan meruntuhkan kredibilitas PBB.

Pernyataan dikeluarkan Kamis (28/12/2017) untuk menandai 1.000 hari konflik di negara Timur Tengah tersebut.

Koordinator Kemanusiaan PBB untuk Yaman Jamie McGoldrick mengatakan, bahwa sangat terganggu meningkatnya jumlah korban dari warga sipil. Jumlah korban meninggal dunia dari warga sipil pada 26 Desember sebanyak 68 orang hanya dalam waktu 24 jam.

“Hal ini adalah bukti ketidakpedulian sepenuhnya terhadap kehidupan manusia, bahwa semua pihak termasuk Koalisi yang dipimpin Saudi, terus menunjukkan dalam perang yang tidak masuk akal ini,” katanya.

Tanggapan diterbitkan dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh media yang dikelola pemerintah Arab Saudi, Saudi Press Agency (SPA) mengutip seorang juru bicara koalisi yang tidak disebutkan namanya.

“McGoldrick menciptakan keadaan ketidakpastian mengenai informasi dan data yang terus bergantung pada PBB dan meruntuhkan kredibilitasnya,” tulis pernyataan tersebut.

“Justru kami menyesalkan sikap bias ini, PBB Perlu untuk meninjau ulang mekanisme bantuan kemanusiaannya dan efisiensi stafnya yang bekerja di Yaman,” masih tulis lanjut pernyataan tersebut.

CNN melaporkan, Jumat (29/12/2017), dikeluarkan PBB tersebut merujuk pada dua insiden yang berdasarkan laporan awal, merupakan serangan udara yang tampakny amenargetkan warga sipil.

Dalam serangan pertamaa di sebuah pasar yang sibuk di kecamatan Al Hayma di distrik Attazziah, gubernuran Taizz, menewaskan 54 warga sipil, termasuk delapan anak-anak.

Serangan kedua serangan udara menyerbu sebuah peternakan di Distrik Attohayta, gubernuran Al Hudaydah, menewaskan 14 orang yang merupakan satu keluarga besar.[Fat]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close