GLOBAL

Dimentahkan Trump, Macron Minta Ilmuwan AS Lawan Pemanasan Global

Rabu, 10 Mei 2017

Indonesiaplus.id – Pasca kemenangan gemilang Emmanuel Macron sebagai presiden baru rakyat Prancis, isu yang berkembang saat ini beralih ke rencana program pemerintahannya lima tahun ke depan.

Salah satu isu soal lingkungan menjadi salah satu fokus utama Macron di era kepemimpinannya nanti. Pidato kemenangan Minggu malam, Macron mengatakan negaranya akan secara aktif dan sadar menghormati komitmen dunia di COP21 2015 dalam memerangi pemanasan global.

Prancis akan ikut serta mengawal dan memastikan pemanasan global tetap di bawah dua derajat celsius dan membatasi kenaikan suhu bumi hanya 1,5 derajat celsius. “Saya tak ragu tentang perubahan iklim dan komitmen kami terhadap masalah ini,” ujar Macron, seperti dilansir dari CNBC, Rabu (10/5/2017).

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkesan mementahkan komitmen yang sudah dibuat pendahulunya, Barack Obama terkait kesepakatan COP21. Di sisi lain, Macron ingin menggandeng peneliti perubahan iklim dari Negeri Paman Sam tersebut untuk menjadi bagian dari perang melawan perubahan iklim.

Bahkan, Macron menawari kepada para ilmuwan, pengusaha, hingga insinyur AS yang bekerja melawan perubahan iklim datang ke Prancis. Ini karena Prancis adalah negara yang menyukai inovasi dan menyambut orang-orang yang inovatif.

“Tentu kami ingin orang-orang yang mau bekerja untuk perubahan iklim, energi, energi terbarukan, dan teknologi baru. Tolong datang kemari. Prancis adalah negara Anda,” tandasnya.[Fat]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close