GLOBAL

Aksi Teror Tahun Baru, Turki Kerahkan 17.000 Polisi

Senin, 2 Januari 2017

Indonesiaplus.id – Jumlah korban tewas bisa bertambah, karena beberapa orang yang dirawat mengalami luka parah.

Menteri Dalam Negeri Turki Süleyman Soylu mengatakan, bahwa dari 39 orang yang tewas, baru 21 orang yang berhasil diidentifikasi, termasuk dua warga asing asal Inggris dan Israel.

Menurut AFP, Minggu (1/1/2017), Suleyman menegaskan, pihaknya masih terus memburu pelaku serangan teroris di klub Reina tersebut. Selama tahun baru ini, otoritas berwenang mengerahkan 17.000 polisi untuk berjaga-jaga di sejumlah kota besar di Turki, termasuk Istanbul dan Ankara.

“Pelakunya masih berkeliaran.Polisi kami terus melakukan perburuan terhadap teroris tersebut,” tandasnya.

Gubernur Istanbul Vasip Sahin menambahkan, pelaku serangan teror di Reina, menggunakan senapan laras panjang. “Ini adalah serangan teroris,” ujar Sahin tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Sejauh ini belum ada kelompok yang mengklaim aksi brutal di klub malam yang bisa memuat 1.000 pengunjung tersebut. Saat kejadian, dilaporkan terdapat 600 pengunjung di klub yang sangat populer di kalangan anak muda setempat dan juga turis asing tersebut. Tempat tersebut populer karena dibangun di kawasan timur Boshporus

The Guardian melansir, Mehmet Dag (22) yang saat kejadian sedang lewat di depan klub malam tersebut, mengatakan, dirinya melihat pelaku penembakan terlebih dahulu melumpuhkan seorang polisi dan satpam yang bertugas menjaga keamanan di depan pintu klub malam.

“Sungguh mengerikan, saya melihat pelaku setelah menembak mati dua orang di depan, langsung masuk ke dalam. Setelah itu saya tak tahu apa yang terjadi di dalam. Tapi, saya sempat dengar dua menit bunyi ledakan,” katanya.

Sejumlah saksi mata lainnya mengatakan bahwa pelaku menyamar dengan menggunakan kostum santa dan saat melancarkan aksi barbarnya, pelaku berteriak dalam bahasa Arab.[Fat]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close