GLOBAL

Aksi Demonstran Tuntut Sisi Mundur Pecah di Kota Mesir

Indonesiaplus.id – Ibu Kota Kairo dan di kota-kota Mesir lainnya diserukan gelar aksi demonstrasi menuntut Presiden Abdel Fattah al-Sisi dicopot. Aparat kepolisian segera membubarkan aksi tersebut.

Tak kurang puluhan orang bergabung dalam aksi demonstrasi malam hari di sekitar Tahrir Square. Tahrir Square merupakan pusat revolusi pada 2011 yang menggulingkan diktator Mesir Hosni Mubarrak.

Di Mesir aksi demonstrasi semacam itu jarang terjadi setelah secara efektif melarang protes di bawah undang-undang yang disahkan setelah militer menggulingkan mantan presiden Mohamed Morsi pada 2013.

Aksi dikepung dengan kehadiran keamanan yang ketat, termasuk polisi anti huru hara dan polisi berpakaian preman, para demonstran ditangkap.

Pada Sabtu (21/9/2019), seperti dikutip Channel News Asia dari AFP, setidaknya lima pemrotes ditangkap dan polisi menembakkan gas air mata ke arah demonstran di sekitar lapangan.

Di bawah pemerintahan Jenderal al-Sisi yang berubah menjadi presiden, setelah memimpin pelengseran Morsi, pihak berwenang telah melancarkan penumpasan yang meluas terhadap para pembangkang, memenjarakan ribuan aktivis Islam serta aktivis sekuler dan blogger populer.

Beredar cuplikan dari aksi demonstrasi, di mana puluhan demonstran melantunkan lagu “Tinggalkan Sisi”, disebarkan di dunia maya menggunakan tagar #Tahrir_Square, yang menjadi tren di seluruh dunia.

Di sepanjang jalan yang menghadap ke Sungai Nil, dekat dengan alun-alun, sekelompok kecil orang meneriakkan slogan-slogan anti-Sisi setelah pembubaran aksi demonstrasi yang cepat.

Selain itu, protes muncul mendukung Mohamed Ali, seorang pengusaha Mesir yang diasingkan, menuntut penggulingan Sisi.

Kontraktor konstruksi itu telah memposting video yang viral dari Spanyol sejak awal September lalu. Ia menuduh Sisi dan militer melakukan korupsi yang merajalela.

Namun, Sisi membantah tuduhan itu pekan lalu di sebuah konferensi pemuda yang meyakinkan warga Mesir bahwa ia jujur ??dan setia kepada rakyat dan militernya.

Video terbaru diposting Jumat pagi dini hari di akun media sosialnya, Ali mendesak warga Mesir untuk pergi ke jalan-jalan setelah pertandingan sepak bola yang sangat dinanti-nantikan antar tim kuat asal Kairo Al Ahly dan Zamalek di Piala Super.

Usai video dibagikan secara luas secara online menunjukkan aksi protes yang sama tersebar dalam jumlah yang bervariasi di Alexandria, Al-Mahalla, Damietta dan Suez.[fat]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close