ECONOMY

Pemerintah Bakal Merger Perbankan Syariah BUMN, Ini Respon BNI Syariah

Indonesiaplus.id – Langkah pemerintah akan merger atau menggabungkan tiga bank syariah milik Himbara, yakni PT Bank BRI Syariah Tbk, PT Bank Syariah Mandiri, dan PT Bank BNI Syariah, disambut positif oleh PT Bank BNI Syariah.

Dengan merger ini, BNI Syariah berharap nantinya mampu memperkuat ekonomi syariah dan memberikan kebermanfaatan dan kebaikan dunia maupun akhirat yang lebih luas bagi umat.

Direktur Utama Bank BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo memberikan dukungan penuh serta siap bekerja sama dan bersinergi.

“Insya Allah, merger ini akan menghasilkan bank syariah yang lebih kuat, solid, dan terbesar di Indonesia. Sudah saatnya kita sebagai negara berpopulasi muslim terbesar di dunia memiliki bank syariah yang besar, ” ungkap Firman.

Selain itu, BNI syariah siap bekerja sama, bergotong royong, untuk memajukan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia. Bahkan tidak hanya di Indonesia, karena ke depan, kita bisa berikhtiar menjadi pemimpin ekonomi syariah dunia.

Hasil merger ini akan membantu mengembangkan industri halal yang menjadi new business dan new brand dengan potensi bisnis global mencapai Rp30 ribu triliun. Mencakup halal food, modest fashion, halal media, halal tourism, halal healthcare, halal cosmetics, serta haji dan umrah.

“Bank syariah hasil merger mampu mengoptimalkan potensi ekosistem halal, demi mewujudkan Indonesia sebagai produsen produk-produk halal dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” harapnya.

Ketiga bank syariah dan para pemegang saham menjamin tidak ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) selama proses penggabungan maupun setelah penggabungan.

Selain itu, selama proses merger tidak mempengaruhi kegiatan operasional dan layanan bank, sehingga dana nasabah akan tetap aman terjaga, juga nasabah bisa melakukan aktivitas perbankan seperti biasa.[sal]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close